menu
search

Perbaikan Pelayanan Publik, Kementerian PANRB Siapkan Rembuk Nasional

Jumat, 20 September 2019 : 08.48
Banjarbaru - Perwakilan instansi pemerintah mengikuti Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani sebagai komitmen pemerintah untuk perbaikan layanan masyarakat.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, mengungkapkan "Rembuk Nasional ini adalah ikhtiar untuk memperbaiki serta membangun pelayanan publik yang prima.

Berdasarkan Inpres No. 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, disebutkan bahwa Kementerian PANRB mengoordinasikan Program Gerakan Indonesia Melayani dan bertanggung jawab atas terwujudnya perilaku SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melayani.

Gerakan Indonesia Melayani dilatarbelakangi oleh permasalahan bahwa pelayanan publik di tanah air belum dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat, sehingga pemerintah perlu meningkatkan dan memperbaikinya.

Perbaikan pelayanan publik diawali dengan mendengarkan aspirasi masyarakat yang aktif memberikan saran kepada pemerintah.

"Dan mengubah paradigma sebagai penyelenggara pelayanan publik untuk melayani masyarakat dengan tulus," ungkap Diah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat 19 September 2019.

Diharapkan, gerakan ini bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik pada instansi pemerintah yang memiliki tugas utama melakukan pelayanan umum. Gerakan Indonesia Melayani dilakukan untuk memperbaiki ketidaksesuaian dan penyimpangan dalam proses pelayanan kepada masyarakat.

Kementerian PANRB telah menetapkan 10 fokus program yang menjadi fokus dalam Gerakan Indonesia Melayani, yakni peningkatan kapasitas SDM ASN, peningkatan penegakan disiplin, penyempurnaan standar pelayanan e-gov, penyempurnaan sistem manajemen kinerja, serta peningkatan perilaku pelayanan.

Fokus lain yang ditetapkan adalah deregulasi, debirokratisasi, peningkatan penyediaan sarana dan prasarana unit pelayanan publik, peningkatan penegakan hukum dan aturan di bidang pelayanan publik, serta sistem penghargaan dan sanksi serta keteladanan pimpinan.

Tidak hanya oleh Menteri Syafruddin, Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani juga diisi oleh para inovator pelayanan publik yang inovasinya ditetapkan sebagai Top 99 atau Top 40 inovasi pelayanan publik.

Inovator yang menjadi narasumber pada acara ini adalah Pemkab Gresik dengan inovasi Kartu Keluargaku Datang (Kakekku Datang), inovasi 119 Kolaborasi Nasional Layanan Emergensi Medik dari Kementerian Kesehatan, serta beberapa inovasi lainnya.

Total ada tujuh inovasi yang akan membagikan ilmunya kepada para peserta. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua