menu
search

Jelang HUT TNI, Panglima Nyekar ke Makam Soekarno dan Gus Dur

Rabu, 18 September 2019 : 22.25
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berziarah ke makam Presiden RI Pertama Ir Soekarno dilanjutakan ke Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Malang - Menjelang pelaksanaan peringatan puncak HUT ke-74 TNI pada 5 Oktober Panglima TNI Marsekal Hadi Tahjanto P dan rombongan melaksanakan ziarah nasional ke makam Ir. Soekarno dan KH. Abdurahman Wahid, Rabu (18/9/2019).

Turut mendampingi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlnatamal V) Laksma TNI Tedjo Sukmono.

Rombongan Panglima TNI dengan menggunakan Pesawat TNI - AU Boing A 7306 B 737 Pilot Mayor Pnb Septi dan Pesawat TNI - AU Boeing 7305 B 737 Pilot Mayor Pnb Hakim dari Jakarta mendarat di Lanud Abd. Saleh, Pakis Kab. Malang.

Tampak mendapingi Panglima TNI, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Siwi Sukma Aji, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, (Kasau) beserta Ibu, Letjen TNI M Herindra (Irjen TNI), Letjen TNI Harto Karyawan (Pangkostrad), Marsdya TNI Tresni Hendardi (Dansesko TNI), Laksdya TNI Aan Kurnia (Danjen Akademi).

Kedatangan Panglima TNI disambut Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Pangdivif 2 Kostrad dan pejabat lainnya. Panglima kemudian menuju Makam Ir. Soekarno di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, usai perjalanan selama 2 jam dari Malang.

Sebelum melakukan do’a khusus dan tabur bunga, Panglima TNI memimpin upacara penghormatan terhadap arwah pahlawan. Panglima TNI meletakkan karangan bunga di depan pusara Presiden RI pertama ini.

"Kegiatan zirah adalah tradisi bagus, dan kami lakukan setiap tahun ke makam Presiden pertama RI, Ir. Soekarno lalu ziarah ke makam Gus Dur, kemudian ziarah ke makam Presiden ke-2 Soeharto dan Panglima Besar Jenderal Sudirman," terang Panglima TNI.

Tradisi ini untuk mengingatkan bagi generasi milenial penerus bangsa untuk mengerti dan memahami perjuangan para pahlawan kita. Menurutnya, pidato Bung Karno tentang Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah juga merupakan pesan moral yang penting bagi bangsa Indonesia.

“Ziarah ini untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan. Selain itu, lewat ziarah ini, TNI juga mengajak para generasi milenial agar tidak melupakan sejarah dan perjuangan para pahlawan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, peringatan HUT TNI ke-74 yang mengusung Tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” ini, TNI dapat mengimplementasikan pesan itu sekaligus melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk mengisi pembangunan di Indonesia.

"Utamanya mensejahterakan kehidupan bangsa, untuk TNI dalam konteks ini dengan menciptakan stabilitas keamanan," tegasnya.

Usai pelkasanaan ziarah di makam Proklamator, pukul 12.25 Wib, Panglima TNI beserta rombongan bergerak kembali untuk nyekar dan memanjatkan doa di makam KH. Abdurrahman Wahid Jombang Kedatangan rombongan Panglima disambut Pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng KH. Solahudin Wahid. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua