menu
search

Gus Teja, Balawan dan Rio Sidik Siap Meriahkan Jatiluwih Festival 2019

Selasa, 17 September 2019 : 15.46
Ketua Panitia Penyelenggara Jatiluwih Festival 2019 Nengah Sutirtayasa (pegang mic) saat menggelar jumpa pers teterkait rencana pelaksanaan Jatiluwih Festival 2019
TABANAN - Musikus kondang berkelas internasional di antaranya Gus Teja, Balawan, Rio Sidik Quintet siap meriahkan Jatiluwih Festival 2019 yang akan digelar di Amphiteater D’Uma Jatiluwih, Art & Cultural Hill, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, 20 - 22 September 2019 mendatang.

Manajer Badan Pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Jatiluwih Festival 2019 Nengah Sutirtayasa mengemukakan hal itu saat menggelar jumpa pers di Restoran Gong, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Selasa (18/9/2019).

"Balawan direncanakan akan tampil berkolaborasi dengan sanggar Jati Winangun di hari pertama siang. Sedangkan Gus Teja akan tampil di hari kedua sore dan malamnya akan tampil Rio Sidik Quintet feat Marina.

Di hari kedua nanti juga akan tampil Kroncong Jancuk, Bakti Fusion dan Jun Bintang setelah penampilan Gus Teja," ujarnya.

Menurut Sutirtayasa, sama seperti Jatiluwih Festival tahun lalu, pada tahun ini pihaknya juga akan menampilkan Tari Rejang Kesari Kolosal sebagai tari pembuka Jatiluwih Festival 2019.

Rejang Kesari Kolosal yang akan ditarikan oleh 500 orang ibu-ibu PKK ini akan tampil di awal acara pada saat pembukaan Jatiluwih Festival 2019 hari Jumat 20 September sekitar jam 10.00 pagi.

"Di hari pertama akan ditampilkan aneka kesenian Bali seperti Okokan Brahma Diva Kencana, Tari Bungan Sandat Serasi, Tari Metangi, Tari Manuk Rawa, Tari Margapati, Tari Cendrawasih dan Celekontong Mas Bondres," terangnya.

Selain aneka seni dan budaya, Jatiluwih Festival 2019 yang mengusung thema Memuliakan Dewi Sri untuk kesejahteraan dan Harmoni (Glorifying Dewi Sri for Prosperity and Harmony) ini juga akan menampilkan produk unggulan dan kuliner khas Jatiluwih, Pameran photo dari Komunitas Photographer Tabanan, Seni Mural dari Jesna 735 Art dan beberapa workshop yang berhubungan dengan alam dan budaya.

"Festival Jatiluwih adalah sebuah festival yang hadir mengkolaborasikan keindahan alam yang berpadu dengan keunikan seni, budaya dan kearifan lokal Jatiluwih. Festival ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata alam dan budaya Jatiluwih," pungkasnya. (gus)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua