menu
search

Dua Pemancing di Pantai Tanah Lot Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 05 September 2019 : 16.47
Tim SAR Gabungan dan warga mengevakuasi pemancing yang terseret arus di Pantai Tanah Lot/Basarnas Bali
Tabanan - Setelah tiga hari dalam pencarian dua orang pemancing yang terseret arus di Pantai Tanah Lot Kabupaten Tabanan, Bali ditemukan tidak bernyawa di lokasi berbeda.

Memasuki hari ketiga, pelaksanaan Operasi SAR (KMM) terhadap dua pemancing yang terseret arus di Pantai Tanah Lot, Kecamaan Kediri, akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan pada pukul 15.20 Wita menemukan korban bernama I Ketut Ardika (58), di arah barat daya ± 8 KM dari lokasi dilaporkan hilang dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan saat di kordinat 8°33'50.67"S-115° 02'13.59"E di Pantai Pasut Kecamatan Kerambitan. Selanjutnya, sekira pukul 15.50 Wita, korban dibawa ke RSUD Tabanan dengan menggunakan ambulance RSUD Kab. Tabanan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian," kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Sri Wardoyo dalam keterangan resminya, Kamis (5/9/2019).

Sedangkan satu korban lainnya I Wayan Sumiata berhasil ditemukan pada 08.00 Wita berlokasi arah barat daya ± 7 KM dalam keadaan meninggal dunia. Saat ditemukan pada koordinat 8°34'08.28"S-115° 02'37.37"E di Pantai Kelating Kecamatan Kerambitan.

Dua pemancing ikan yang terseret arus di Pantai Tanah Lot ditemukan tak bernyawa di Kecamatan Kerambitan/Basarnas Bali
Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Tabanan dengan menggunakan ambulance. Secara umum kata Wardoyo, operasi pencarian kondisi cuaca cuaca cerah berawan, dengan arah angin ke barat laut dengan kecepatan 4 - 10 knot.

"Tinggi gelombang mencapai 1.5 – 2.5 meter dengan jarak pandang 39 kilometer," imbuh Wardoyo.

Dalam operasi ini, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan 10 orang personil kemudian melibatkan potensi SAR lainnya yakni SAR Samapta Polda Bali, Pol Air Polda Bali, Pol Air Polres Tabanan, BPBD Tabanan, Balawista Tanah Lot, Babinkamtibmas Desa Beraban, Babinsa, RSUD Tabanan dan keluarga korban dan masyarakat setempat.

Sedangkan peralatan yang dipakai diantaranya satu unit Truck Angkut Personil, Rescue Car Type 1, 2 unit Jetski Basarnas, satu unit Rubber Boat Balawista Tanah Lot.

Diketahui, dua orang warga Banjar Batang Buah, Desa Braban Kecamatan Kediri dikabarkan hilang terseret arus saat memancing di perairan Tanah Lot, Tabanan Selasa (3/9/2019) dini hari. (H)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua