menu
search

Cari Pakan Ternak, Seorang Pemuda Hilang di Nusa Penida

Selasa, 03 September 2019 : 16.32
Tim SAR melakukan pencarian terhadap pemuda yang dilaporkan hilang saat mencari pakan ternak di Nusa Penida, Klungkung/Basarnas Bali
Klungkung - I Made Badra (25) pemuda asal Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar diduga terperosok jatuh ke laut saat mencari makanan ternak di sekitar Pasih Naup, Nusa Penida Kabupaten Klungkung.

Sebelum kejadian, korban bersama ayahnya pergi ke ladang pada Senin (2/9/2019) sekitar pukul 07.00 Wita untuk mencari dedaunan pakan ternak. Mereka masing-masing menggunakan sepeda motor, namun belum sampai tujuan ban motor yang dikendarai ayah korban bocor.

Saat ayahnya kembali memperbaiki ban bocor, pemuda itu melanjutkan perjalanan menuju ladang. Saat sang ayah hendak mencari Badra namun hanya mendapati sepeda motornya sehingga dia mencari di kandang sapi.

Saat saksi mencari ke kandang sapi tidak mendapatkan makanan demikian juga anaknya juga tidak ada di tempat. Keluarga korban beserta warga banjar sudah berusaha melakukan pencarian hingga petang pemuda itu tak kunjung ditemukan.

"Terakhir terlihat, korban menggunakan jaket merah," ujar Pelaksana harian Kepala Kantor Basarnas Bali Sri Wardoyo. Wardoyo mengungkapkan, timnya menerima laporan pada Selasa (3/9/2019) pukul 08.10 Wita.

"Setelah terima laporan, 4 personil yang berada di Unit Siaga SAR Nusa Penida bergerak menuju lokasi, kira-kira 1 jam perjalanan mereka tiba dan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat setempat," jelas Wardoyo.

Setelah menggali informasi, diperoleh keterangan ada tanda-tanda keberadaan korban, yakni daun-daun pakan ternak yang sudah terpotong namun belum terikat.

Warga setempat yang sudah menyisiri sekitar ladang menemukan jejak seperti bekas orang terperosok tak jauh dari lokasi ditemukannya potongan-potongan daun. Dugaan sementara korban terperosok dan jatuh ke laut, karena dari hasil penyisiran di ladang dan seputaran pinggiran tebing nihil.

"Tebing tersebut tingginya sekitar 10 meter dan tidak terlalu curam, masih bisa dilewati dan sudah dicari diseputaran tempat biasanya korban mencari pangan ternak sampai dasar tebing, namun tidak ada hasil," jelasnya.

Tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di perairan dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) dan juga beberapa jukung milik nelayan setempat.

Shorti pertama pencarian berlangsung sampai dengan pukul 15.40 Wita dengan 5 orang personil dari Basarnas Bali. Penyisiran dilakukan ke arah barat dan utara dari perairan Crystal Bay.

Sampai saat ini, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan yang terlibat operasi SAR diantaranya BPBD, Balawista, Polsek Nusa Penida, Babinkamtibnas, nelayan, dan warga setempat. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua