menu
search

Berkontribusi Terhadap Pariwisata, APJI Dorong Perkembangan Industri Kuliner Nusantara

Sabtu, 14 September 2019 : 05.44
Festival Jajan Pasar dan Pemeran Industri Jasa Boga digelar APJI dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bali I Putu Astawa(kanan), Ketua Panitia Rakernas APJI Siti Radarwati (kiri) dan Ketua Umum DPP APJI Rahayu Setiowati
Denpasar - Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) menggelar Festival Jajan Pasar dan Pameran Industri Jasa Boga di Denpasar Bali dalam mendukung industri pariwisata di Tanah Air.

Acara berlangsung 13 - 15 September 2019, dibuka Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian I Putu Astawa. Ketua Panitia Rakernas V APJI Siti Radarwati

Sedangkan Rakernas V APJI 2019 dijadwalkan dibuka Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, AAGN Puspayoga,di Hotel Prama Sanur Beach Bali, 14 September 2019. Pemerintah Provinsi Bali, mendukung terhadap upaya #artfoodfestapji di Bali.

"Festival dan Pameran tersebut menurutnya sangat positif dalam rangka mengenalkan aneka ragam kuliner dan produk jasa boga lainnya," tutur Astawa.

Apalagi, Bali merupakan pintu gerbang dan jendela dunia. Beragam etnis dan beragam suku bangsa ada di Bali sehingga diharapkan akan mempercepat pengenalan kuliner dan produk jasa boga Indonesia di mata masyarakat dunia.

“Semoga event ini bisa menjadi inspirasi para penggiat kuliner Indonesia dan mendorong pertumbuhan produk jasa boga Indonesia,” harapnya saat membuka pembukaan Festival Jajan Pasar & Pameran Industri Jasa Boga #artfoodfestapji di Pantai Mertasari, Sanur, Bali (13/9/2019).

Untuk menghibur masyarakat, sederet artis ternama seperti Via Vallen dan Vidi Aldiano serta artis lokal Bali lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Rakernas V APJI Siti Radarwati mengatakan, animo terhadap acara tersebut sangatlah tinggi. Terlihat dari peserta pameran yang mendaftar untuk mengkuti acara tersebut.

“Animo peserta sangat luar biasa. Bahkan semua booth dalam arena #artfoodfestapji sudah terisi penuh,” ungkap Radarwati. Pihaknya optimistis gelaran tersebut akan menyedot perhatian 10.000 pengunjung. Diharapkan, ajang ini akan menjadi program tahunan APJI di Bali.

Pasalnya, Bali merupakan tujuan wisata terpopuler di Indonesia maupun mancanegara dengan kekhasan seni budaya nya yang turut mempengaruhi industri jasa boga dan kuliner.

"Harapannya, industri jasa boga dan kuliner nusantara akan lebih dikenal lagi oleh masyarakat Indonesia dan dunia sehingga sektor pariwisata bisa berkembang dengan baik," imbuhnya.

Terkait gelaran tersebut, Ketua Umum DPP APJI, Rahayu Setiowati mengatakan, tema Rakernas V APJI 2019 ini adalah ‘APJI goes for 4.0, Suistainability, Improved Quality for Prosperity’.

APJI harus mendorong industri jasa boga secara berkeberlanjutan untuk meningkatkan kualitas menuju kesejahteraan para anggotanya dengan membangun sinergitas antara pemerintah, pelaku usaha dan supporting usaha kuliner yang bertujuan meningkatkan perekonomian para anggota.

“Kami harus siap menghadapi industri 4.0 ini," katanya menegaskan. Untuk itu, Rakernas akan mensikronisasi program kerja Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Piminan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh Indonesia.

"Apalagi, saat ini anggota APJI terdiri dari berbagai skala usaha, dengan sebagian besar-nya adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Rahayu menambahkan, salah satu yang perlu dipersiapkan adalah transformasi digital bagi para anggota APJI.

Salah satu misi APJI, yakni meningkatkan pengetahuan manajemen usaha yang terus menerus dikembangkan, dengan teknik dan metode yang mutakhir, sehingga mempunyai daya saing yang tinggi.

"Bisnis kuliner yang menempati posisi penting di Indonesia sehingga APJI perlu berperan aktif untuk turut mendorong anggotanya memberikan kontribusi terhadap dunia kuliner Indonesia dalam hal pelestarian kuliner Indonesia dan pemberdayaan Usaha Kecil Menengah dengan membina para UKM di bidang jasa boga," tegasnya.

Kegiatan digelar diatas lahan seluas 8.700 meter persegi, dengan 130 booth yang dibagi beberapa zona. Mulai dari Zona Industri, Zona Fashion, Art and Beauty, Zona F&B yang didalamnya terdapat area khusus untuk Vegetarian, Organic dan Healthy Food.

Pengunjung juga bisa menikmati beragam industri kreatif dalam zona Milenial, seperti body and face painting, entertainment dan lainnya yang sedang berkembang saat ini.

Selain itu, digelar di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Training dan Workshop yaitu, Keamanan Pangan oleh Aerofood (ACS), Star Up Business oleh Ibu Fatma Bahalwan dan Gapura Digital Google, Training Fruit and Vegetable Carving oleh Kitchen Artist I Ketut Suaryana, Training Chocolate Pralin oleh Ketua Indonesia Pastry Alliance (IPA) BALI Chef Agus Suama, Master Class Barista oleh Indolakto, dan Master Class Cooking oleh Chef Vindex Tengker.

Beberapa lomba yang digelar, seperti Lomba Jajan Pasar yang didukung oleh Rose Brand, Kompetisi Barista: Latte Art di dukung oleh Indomilk, Flaire Competition didukung oleh Vibe. Ada juga Lomba Masak Dalam Bambu, Membuat Masakan Nusantara, dan lainnya.

APJI akan memamerkan ke khasan kuliner dan budayanya pada festival tersebut. Termasuk juga akan ada perwakilan negara sahabat yaitu Kerajaan Thailand yang akan memamerkan kuliner ke khasan negara nya. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua