menu
search

Wabup Badung Suiasa: Nilai Idul Adha Sangat Universal, Milik Kita Semua

Minggu, 11 Agustus 2019 : 09.13
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (kiri) hadir menemui ribuan umat Islam yang melaksanakan Salat Idul Adha
Badung - Ribuan umat Islam melaksanakan Salat Idul Adha dengan khusyuk di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Minggu (11/8/2019). Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa hadir usai Salat Idul Adha, memberikan enam ekor kambing kurban.

Salat Idul Adha dipimpin Imam H Sutrisno dengan Khotib Kepala KUA Kecamatan Kuta H Samsul Arifin. Dalam kutbahnya, Samsul umat Islam meneladani kisah keluarga Nabi Ibrahim yang mengurbankan segalanya untuk menjalankan perintah Allah.

"Siti Hajar sangat taat kepada Allah, ketika ditinggalkan Nabi Ibrahim di lembah yang sangat gersang di Mekkah, tidak pernah protes," ujarnya. Kedua, Siti Hajar tetap bersabar dalam berjuang ketika ditinggalkan suaminya Nabi Ibrahim, tetap mencari makan demi untuk hidup anaknya Ismail.

"Yang ketiga, hikmah dari kisah Siti Hajar senantiasa tawakal dan bersyukur setelah berusaha," tuturnya.

Dalam kesempatan sama, Wabup Suiasa mengatakan, Idul Adha memberi arti penting dan selalu memberikan tuntunan, garis terang bagi semua dalam menjalankan segala amanah dalam kehidupan ini.

"Melalui Idul Adha, kita bersama-sama berdoa, agar kita semua dalam arah yang benar, dalam melaksanakan amanah yang kita lakukan," ucap Suiasa.

Ribuan umat Islam melaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Pusat Pemerintahan Badung
Suaisa menegaskan, Idul Adha memang menjadi peringatan milik saudara-saudara Umat Islam namun nilai-nilai Idul Adha, memiliki nilai sangat universal bagi semua umat manusia yang hidup di dunia.

Karena itulah sambung Suiasa nilai Idul Adha inilah menjadi milik kita semua.

Menyadari hal itu, secara pribadi bersama Bupati Badung Nyoman Giri Prasta maupun dalam menjalankan amanah dan tugas di pemerintahan akan berusaha dengan sungguh-sungguh dan rasa konsisten agar bisa mengimplementasikan mewujudkan menerapkan nilai-nilai Idul Adha.

"Paling tidak dalam pemahaman saya, nilai Idul Adha ini memiliki nilai, nilai yang mulia tentang ketakwaan, bahwa kita selalu harus menumbuhkembangkan rasa kesetiaan dengan penuh ketulusiklasan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai agama dan keyakinan kita masing-masing," tegasnya.

Tak lupa Suiasa juga mengajak semua umat untuk menjauhi segala larangan yang tidak dibenarkan dalam agama atau jalan Tuhan.

"Sebagai umatnya Tuhan, apapun agama kita, nilai ketakwaan harus selalu kita wujudkan karena apapun yang dialami, diterima dilakoni, harus kita serahkan kepada Tuhan," tandasnya.

Pihak Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Badung melaporkan, pada perayaan Idul Adha tahun ini terkumpul hewan qurban 100 ekor kambing dan 42 ekor sapi. Wabup Suiasa mewakili Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan enam ekor kambing. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua