menu
search

Tidak Ada Ketua Harian, Struktur DPP PDIP Lebih Ramping

Jumat, 09 Agustus 2019 : 22.30
Masinton Pasaribu
Denpasar - Struktur DPP PDI Perjuangan dibawah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri lebih ramping dan l mengakomodasi kepentingan kaum muda. Politikus PDIP Masinton Pasaribu menegaskan, dalam penyusunan kepengurusan memang kewenangan prerogatif Megawati.

"Struktur PDIP diisi kader partai yang merupakan kombinasi kaum muda dan senior," tegas Masinton di Sanur Denpasar, Jumat (9/8/2019). Meski demikian sepenuhnya nanti, semua atas prerogratif Megawati.

Meski demikian, Masinton meyakinkan bahwa DPP tidak pernah gemuk dan ramping pengambilan keputusan tidak bertele-tele sesuai karakter demokrasi di PDIP. yakni demokrasi terpimpin.

Sementara, Ketua SC dalam Kongres V PDIP Djarot Saiful Hidayat, memastikan bahwa dalam penyusunan struktur kepengurusan PDIP periode 2019 – 2024 nanti, tidak akan ada jabatan Ketua Harian maupun Wakil Ketua.

Ia berpendapat bahwa hal tersebut merupakan hak prerogative milik Ketua Umum PDIP terpilih, Megawati Soekarnoputri.

“Nggak ada Ketua Harian, Wakil Ketua (Waketum), nggak ada. Kenapa? Ketua Umum itu mempunyai hak prerogratif. Dan itu diatur, sekali lagi, di dalam Anggaran Dasar (dan) Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI Perjuangan ya,” ujarnya.

Mengenai bursa calon Menteri yang akan disiapkan oleh PDIP dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf 2019-2024 nanti, dirinya sebagai ketua DPP PDIP demisioner menjelaskan bahwa lagi-lagi kriteria ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Namun, dirinya pun tetap meminta agar jatah kursi PDIP berpeluang lebih besar.

“Di clear langsung bahwa sekarang ini PDI Perjuangan harus mendapatkan peluang lebih besar. Kenapa? Ya karena dia menang. Bukan untuk kepentingan partai, bukan. Untuk kepentingan bangsa dan negara, sebaiknya nanya ke ibu (Megawati Soekarnoputri), karena pak Jokowi juga punya kriteria toh?” katanya.

Baginya, kepentingan bangsa dan negara yang ditanamkan kepada setiap kader PDIP dan calon Menteri nantinya harus dikerjakan untuk keadilan sosial, mewujudkan kesejahteraan, dan membangkitkan kemandirian. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua