menu
search

Tepis Stigma Negatif, Warga Binaan Lapas Kerobokan Hijaukan Taman Kota Lumintang

Selasa, 06 Agustus 2019 : 15.14
aksi penanaman pohon ini merupakan inisiatif Lapas Kelas IIA Denpasar mendukung program pembangunan lingkungan di Kota Denpasar dalam upaya menghapus stigma negatif serta mengintegrasikan kembali warga binaan Lapas ke tengah masyarakat.
Denpasar – Upaya menghapus stigma negatif dan mengintegrasikan kembali warga binaan Lapas ke tengah masyarakat melalui program pelestarian lingkungan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Denpasar di Kerobokan melakukan penghijauan.

Aksi penanaman pohon itu bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan. Penanaman pohon bersama di areal parkir utara Taman Kota Lumintang, Denpasar pada Selasa (6/8/2019).

Dalam kesempatan tersebut, hadir Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Denpasar, Tonny Nainggolan serta Kadis Perkim dan Pertanahan Kota Denpasar, Nyoman Gede Narendra, perwakilan OPD Pemkot Denpasar, Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Wali Kota Rai Mantra mengatakan aksi penanaman pohon ini merupakan inisiatif Lapas Kelas IIA Denpasar guna mendukung program pembangunan lingkungan di Kota Denpasar dalam upaya menghapus stigma negatif serta mengintegrasikan kembali warga binaan Lapas ke tengah masyarakat.

Pihaknya menyambut baik karena program penanaman pohon ini tepat sebagai media sosialisasi pendukung program Kota Denpasar sebagai Kota Hijau yang terdiri dari perindangan kota, paru-paru kota serta penataan kota.

"Sinergi ini harus berkelanjutan dan juga akan ditindaklanjuti dengan program satu orang satu pohon yang diintensifkan sampai ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Rai Mantra.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Denpasar, Tonny Nainggolan menyebukan penanaman pohon bersama ini ditanam sekitar 500 pohon pinang dan 500 pohon mahoni. Pihaknya menyertakan pasukan Merah Putih warga binaan yang berjumlah 20 orang didampingi Pegawai Lapas sekitar 30 orang.

"Kami berupaya menghapus stigma negatif, mengintegrasikan dan membaurkan kembali para warga binaan ini ketengah- tengah masyarakat dan memberikan pemahaman kepada mereka mengenai kepedulian terhadap lingkungan dan semoga sinergitas kami dengan Pemkot Denpasar semakin baik dan berkelanjutan,” kata Tonny Nainggolan.

Salah satu warga binaan, Julisman mengatakan sangat senang dapat diberi kepercayan untuk mengikuti program peduli lingkungan melalui penanaman pohon ini. “Tentu ini kesempatan bagi kami guna berbaur dan berkontribusi ditengah- tengah masyarakat,” ungkapnya. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua