menu
search

Kuasai Dewan Karangasem, PDIP Bangun Koalisi Besar

Sabtu, 03 Agustus 2019 : 07.39
Pertemuan membahas koalisi besar dimotori PDI Perjuangan Karangasem
Karangasem - PDIP Karangasem tengah agresif menggalang koalisi besar dengan parpol lainnya agar bisa menguasai DPRD. Beberapa pinpinan Parpol berkumpul di Rumah Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana.

Dana yang sudah hampir pasti akan duduk sebagai Ketua DPRD Karangasem nampak mengumpulkan empat parpol di Karangasem, diantaranya adalah partai besar yakni pemenang kedua Golkar.

Selain Golkar, PDIP mengandeng Parindo dan Hanura dalam koalisi besar tersebut. Koalisi besar ini diantaranya bertujuan merebut pinpinan alat kelengkapan dewan atau AKD.

PDIP sebagai pemenang dan Golkar sebagai pemenang kedua dipastikan akan duduk sebagai Ketua dan wakil ketua DPRD Karangasem. Untuk jabatan AKD lainya akan dibagi bagi dengan partai koalisi.

Koalisi besar ini nampak akan menyapu bersih Pinpinan AKP seperti Ketua Komisi dan dan Ketua alat kelengkapan Dewan lainya. Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana mengakui kalau koalisi dengan empat partai ini sudah hampir pasti terujud.

Kalau ini terujud Dana sendiri tidak menempik kalau target pertama adalah AKD. Hanya saja Dana mengakui mereka tidak hanya sekedar memikirkan jebatan. Tetapi yang tidak kalah penting adalah memikirkan rakyat.

Diantaranya adalah pokok pokok pikiran yang merupakan hasil aspirasi Dewan ke bawah. Ini juga tetap menjadi target yang akan di perjuangkan. Dengan melakukan koalisi dengan empat partai mereka akan menguasai 28 kursi dari 45 kursi Dewan yang ada.

Dengan demikian mayoritas Dewan akan mereka kuasai.

Dana mengakui koalaisi besar ini tidak hanya dalam jangka pendek. Namun juga berharap bisa berlanjut pada Pilkada bersama 2020. Bahkan kedepan bisa berlanjut sampai 2024. “Ini koalisi jangka panjang,” katanya menegaskan, Jumat 2 Agustus 2019.

Pihaknya berharap koalisi ini bisa bersatu sampai 2020 saat Pilkada mendatang. PDIP yang dipastikan akan menduduki kursi pinpinan dewan berjanji tidak akan meninggalkan partai koalisi.

“Ya kita akan bersama sama jangan samoai ada yang merasa di rugikan,” ujarnya. Ketua Plt DPD Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan kalau sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan PDIP.

“Kami berharap koalisi ini bisa berjalan, kami Golkar siap bergabung dengan PDIP,” ujarya. Gusti Setiawan alias Gus Sombi mengakui kalau pinpinan Golkar sudah memberikan restu untuk koalisi dengan PDIP di Karangasem.

“Kami di Golkar pinpinan sudah memberikan lampu hijau,” ujarnya. Golkar makin semengat jika Perindo dan Hanura juga bergabung. Sementara di Parlemen sendiri juga sudah siap malah ini sebagai uji coba pertama.

Dengan koalisi ini selaian merebut pinpinan AKD, PDIP juga nampaknya akan berpaketan dengan kader Golkar untuk maju PIlkada. Kabarnya, koalisi mereka akan mengusung Gede Dana dari PDIP dan Nengah Sumardi dari Golkar sebagai Bupati dan Calon Bupati Karangasem 2020.

Dana menekankan koalisi ini tidak hanya sekedar mengejar jabatan. Kemajuan Karangasem juga menjadi perhatian khusus. PDIP sendiri sebagai pemenang dan inisiator dalam koalisin ini berjanji untuk tidak menghianati partai politik lainya yang rekan koalisi.

Sementara itu Nyoman Celos dari Hanura juga sepakat dengan gagasan tersebut. Celos sendiri merupakan inisiator pertemuan tersebut. “Kalau PDIP dan Golkar sudah Klik betul kenama tidak di perluas,” ujarnya.

Kedepanya Celos berharap pertemuan ini ada tindak lanjut seperti MoU untuk koalisi.

Ditanya soal bergabungnya parpol lain Dana mengaku masih terbuka. PDIP sendiri sangat terbuka siapapun parpol yang mau bergabung di persilakan saja. Sekretaris DPD Perindo Bali Nyoman Widan mengakui Parindo siap bergabung.

Terlebih lagi selama ini PDIP dan Golkar juga Hanura telah bersama sama dalam memenangkan Jokowi. “Kami sudah pasti dengan PDIP, ini sudah sesuai petunjuk pusat,” ujarnya. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua