KKP Dorong Alumni STP Kembangkan Ekonomi Perikanan di Pulau Terluar

Selasa, 27 Agustus 2019 : 06.27
Wisuda Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta
Jakarta – Para alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) diharapkan turut mengembangkan ekonomi perikanan di pulau-pulau terluar di Indonesia.

Hal tersebut mendukung mendukung visi Presiden Joko Widodo untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mewisuda 390 taruna/i TA 2018/2019 pada Senin (26/8/2019).

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Sjarief Widjaja, mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, hadir melantik para wisudawan dalam Upacara Wisuda Magister dan Sarjana Terapan STP.

"Untuk para wisudawan, ke depan diharapkan dapat turut mewujudkan sektor kelautan dan perikanan yang berdaulat, berkelanjutan, dan dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa. Untuk itu, diperlukan kualitas individu yang kompeten, berkarakter, memiliki integritas, disiplin, kreatif, dan beretos kerja tinggi,” pesan Sjarief.

Seiring berkembangnya peluang usaha yang besar di sektor kelautan dan perikanan saat ini, Sjarief berharap, para wisudawan memiliki jiwa entrepreneurship yang tinggi untuk mengembangkan sektor ini.

Salah satunya, dengan mengembangkan ekonomi perikanan di pulau-pulau terluar. “Potensi usaha perikanan yang dapat dikembangkan kelak masih terbuka luas, baik perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan, maupun pemasaran hasil perikanan,” ujarnya.

Sjarief juga berpesan agar para alumni STP menjaga kejujuran dan integritas sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, hal inilah yang akan membuat para alumni menjadi manusia unggul dan disegani.

Ia mendorong agar para wisudawan menyalurkan potensi yang dimiliki dengan semangat dan dedikasi yang tinggi untuk masa depan Indonesia.

“Alumni STP harus menjadi yang terdepan dalam mengawal pelaksanaan misi kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan dalam membangun dan membesarkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia,” tuturnya.

Indonesia sebagai negara maritim adalah negara yang hebat. Yang kita perlukan sekarang adalah membangun SDM yang akan menjadi kunci pengelola sektor kelautan dan perikanan kita ke depan.

"Jika sumber daya manusianya unggul, sektor kelautan dan perikanan Indonesia pun bisa lebih maju dan kompetitif,” terang Sjarief.

Ia mengingatkan, Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2019 menekankan bahwa SDM Indonesia harus memiliki kreativitas, inovasi, dan kecepatan dalam menghadapi persaingan global.

Cara-cara lama yang tidak kompetitif harus ditinggalkan dan diubah dengan mengadopsi cara baru yang lebih baik dengan terobosan dan lompatan. Bahkan, Presiden menyatakan bahwa kita tak cukup hanya lebih baik dari sebelumnya melainkan harus lebih baik dari yang lainnya. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi