menu
search

Kabupaten Jembrana Diguncang Gempa M:5,0 Tak Berpotensi Tsunami

Selasa, 13 Agustus 2019 : 19.51
ilustrasi/net
Jakarta - Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik berkekuatan M:5,0 sekira pukul 17.21 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengungkapkan, hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw = 4,6.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,83 LS dan 114 BT. "Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 176 km arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada kedalaman 39 km," sebut Rahmat dalam keterangan resminya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar mendatar naik (Oblique Thrust Fault).

Rahmat melanjutkan dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Nusa Dua, Jembrana, Badung dan Banyuwangi II MMI ( Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya menegaskan. Hingga pukul 17.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa ya g membahayakan kestabilan bangunan.

"Mohon cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempabumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempabumi," imbuhnya. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua