Edukasi Permodalan Melalui Fintech dan Teknologi Smart Dashboard Bagi UMKM

Jumat, 16 Agustus 2019 : 23.53
Denpasar - Pemerintah Bali menargetkan peningkatan literasi keuangan masyarakat Bali yang tergolong masih rendah yaitu 19,5 persen dengan inklusi keuangan yang mencapai 71,3 persen dengan dukungan potensi UMKM.

Data dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Bali mencatat rasio kewirausahaan hingga akhir Desember 2018 sebesar 8,38 persen atau berada di atas rata-rata nasional 5 persen dan menjadikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di provinsi ini menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah serta mendorong perusahaan teknologi untuk mengadakan edukasi permodalan melalui finansial teknologi (fintech) dan teknologi smart dashboard untuk UMKM.

Acara edukasi dan sosialisasi dalam rangka edukasi masyarakat mengenai layanan pinjaman peer to peer diyakini mampu menjadi alternatif permodalan untuk akselerasi UMKM Bali dan juga teknologi smart dashboard dalam mendigitalisasi usaha kecil dan menengah.

Acara diadakan Jumat, 16 Agustus 2019 pukul 14:00 - 16:00 WITA di Rumah Sanur Creative Hub, Denpasar, Bali dengan tema “Pembiayaan modal usaha melalui fintech P2P lending & perkembangan teknologi untuk usaha kecil menengah”.

Turut hadir komunitas UMKM binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Denpasar, komunitas Kul-Ind, TDA cabang Bali, talkshow dengan pakar industri fintech P2P lending serta pameran perusahaan finansial teknologi dan smart dashboard.

“Kami sangat berharap adanya kehadiran fintech P2P lending ini mampu menjadi jembatan kolaborasi untuk UMKM Bali dalam mendapatkan sumber modal usaha yang lebih cepat dan mudah untuk kelancaran bisnisnya”, ujar Glenn Savero Diego selaku Business Development Komunal.

Dengan adanya edukasi ini, kami berharap UMKM Bali dapat memahami perbedaan fintech P2P lending legal dan non legal untuk sumber permodalan” tambah Hendro Gultom selaku operational manager dari Prosperitree.

Sebanyak 100 lebih masyarakat Bali ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi terkait teknologi dalam finansial dan smart dashboard sangat dibutuhkan oleh UMKM Bali. (*)

Rekomendasi