Bupati Suwirta Janjikan APBD Klungkung Bagi Pembentukan Sekolah Aman Bencana

Selasa, 20 Agustus 2019 : 09.48
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menghadiri pembentukan Sekolah Aman Bencana (SAB) di SMPN 2 Dawan
Klungkung - Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menjanjikan dukungan APBD untuk pembentukan Sekolah Aman Bencana (SAB).

Diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya antara lain dengan melakukan sosialisasi ke sekolah dan perguruan tinggi, mengeluarkan himbauan pendidikan tangguh bencana serta melaksanakan fasilitasi pembentukan Sekolah Aman Bencana (SAB).

BPBD memfasilitasi Pembentukan SAB di SMP Negeri 2 Dawan Klungkung. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta hadir dalam acara pembukaan sekaligus memberikan arahan, Senin 19 Agustus 2019.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin, mengakui keterbatasan anggaran, setiap tahun BPBD Provinsi Bali hanya bisa menfasilitasi satu sekolah dalam pembentukan SAB.

Untuk itu, BPBD berharap ada sinergitas dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan dukungan dari pusat untuk dapat mengalokasikan anggaran untuk kegiatan seperti ini.

Pembentukan SAB ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi ancaman bencana yang mungkin terjadi di sekolah.

Dipilihnya SMP Negeri 2 Dawan, Klungkung sebagai lokasi pembentukan SAB karena lokasi sekolah yang berada pada kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tanah longsor.

Rentin menegaskan, sejalan penetapan tanggal 26 sebagai Hari Simulasi Bencana oleh Gubernur Bali, saya harapkan setelah kegiatan ini berakhir sekolah tetap meningkatkan kapasitasnya dalam pengurangan risiko bencana melalui pelatihan dan simulasi secara rutin tiap bulan.

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, mengapresiasi pelaksaanaan kegiatan yang diselenggarakan BPBD Provinsi Bali untuk memfasilitasi pembentukan SAB di Klungkung.

Kedepannya akan dialokasi anggaran yang cukup melalui APBD Klungkung agar semua sekolah yang berada di Kabupaten Klungkung dapat dibentuk sekolah aman bencana.

"Saya minta BPBD Klungkung, Dinas Pendidikan dan Bappeda - Litbang Klungkung, merencanakan dan mengalokasikan anggaran agar tahun depan semua sekolah di Klungkung bisa 100 persen menjadi Sekolah Aman Bencana," tegasnya.

Kegiatan SAB ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 19 s.d. 23 Agustus 2019, dengan jumlah peserta 50 orang yang terdiri dari komite sekolah, tenaga pendidik (guru), tenaga pendidikan (tata usaha), petugas keamanan sekolah dan siswa.

Untuk hari terakhir akan dilaksanakan simulasi yang melibatkan seluruh warga sekolah. (rhm)

Rekomendasi