Blibli.com Perluas Kemitraan O2O di 20 Ribu Lokasi Toko Ritel

Rabu, 21 Agustus 2019 : 17.21
Blibli.com juga memperluas kemitraan online to offline (O2O), sebuah pendekatan yang membaurkan saluran online dan toko fisik, melalui program Blibli InStore dan Click&Collect.
JakartaBlibli.com memperluas kemitraan online to offline (O2O) di dari 20.000 lokasi toko ritel di seluruh Tanah Air. Hal tersebut terungkap saat Blibli.com mengumumkan “Customer Satisfaction First” sebagai strategi bisnis di tahun ini.

Dengan demikian, makin menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu layanan pada pelanggan di tengah pesatnya pertumbuhan industri e-commerce Indonesia.

Kusumo Martanto selaku Chief Executive Officer Blibli.com mengungkapkan, kemitraan O2O merupakan sebuah pendekatan yang membaurkan saluran online dan toko fisik, melalui program Blibli InStore dan Click&Collect.

Berbagai kemitraan strategis selama kuartal pertama telah dilakukan Blibli.com.

"Pada bulan April, Blibli.com bermitra dengan GO-PAY untuk memungkinkan pelanggan membayar menggunakan layanan pembayaran elektronik tersebut," jelas Kusomo dalam keterangan resminya, beberapa waktu lalu.

Blibli.com juga memperluas kemitraan online to offline (O2O), sebuah pendekatan yang membaurkan saluran online dan toko fisik, melalui program Blibli InStore dan Click&Collect.

Disampaikan Kusumo, pada akhir 2019, Blibli.com bertujuan untuk menghadirkan kemitraan O2O melalui kedua program tersebut di lebih dari 20.000 lokasi toko ritel.

Diketahui, Customer Satisfaction First mengintegrasikan enam manfaat yang selama ini Blibli.com telah berikan pada pelanggan ke dalam satu strategi yang menyeluruh.

Keenam manfaat tersebut adalah biaya pengiriman gratis, pengiriman cepat, 100% barang orisinal, layanan konsumen 24 jam selama 7 hari (24/7 Customer Care), pembayaran yang aman, dan jaminan 15 hari pengembalian barang.

Selama hampir delapan tahun beroperasi, Blibli.com terus memperluas manfaat yang ditawarkan pada para pelanggan.

Melihat arah perkembangan bisnis dan industri e-commerce Indonesia, Blibli.com memutuskan untuk menyinergikan manfaat-manfaat yang dahulu berdiri terpisah ke dalam satu strategi komprehensif, yaitu Customer Satisfaction First,” kata Kusumo Martanto, Chief Executive Officer Blibli.com.

Kusumo menambahkan, Blibli.com terus bertumbuh secara signifikan. Pada kuartal pertama tahun 2019, Blibli.com mengalami peningkatan pada total pemesanan produk sebanyak 2,5 kali jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy).

Kenaikan ini tidak terlepas dari perluasan jumlah produk sebanyak 3 kali serta penambahan merchant, atau penjual, hingga 2 kali di periode tersebut. Pihaknya juga mengkurasi produk-produk UMKM yang berada di bawah kategori Galeri Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, yang terlihat dari pertumbuhan jumlah produk UMKM sebanyak 6 kali dan jumlah merchant UMKM sebesar 2 kali selama kuartal pertama 2019, jika dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya," tandasnya.

Blibli InStore adalah program di mana pelanggan dapat berbelanja melalui fasilitas point of sales (POS) milik Blibli.com yang tersedia di toko-toko fisik.

Sedangkan untuk Click&Collect, pelanggan bisa melakukan transaksi melalui situs Blibli.com, lalu mengambil barang pembelian langsung dari toko merchant yang terdaftar.

Keamanan transaksi di Blibli.com pun telah mendapatkan pengakuan, di mana Blibli.com mendapatkan skor tertinggi di Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kuatnya performa di kuartal pertama 2019 membuat Blibli.com yakin bahwa mal online ini mampu mempertahankan kinerja selama setahun ini.

Kusumo mengatakan, pihaknya memiliki tiga fokus utama, yang pertama adalah menyeleksi produk-produk dengan lebih cermat agar bisa semakin memenuhi kebutuhan pelanggan.

Kedua, pihaknya akan terus meningkatkan pendekatan O2O bagi kenyamanan berbelanja pelanggan, dan yang ketiga adalah menggunakan teknologi untuk memberikan pengalaman berbelanja online yang berkesan.

Selain itu, Blibli.com juga berencana untuk memiliki 32 gudang di akhir tahun ini, kenaikan yang signifikan dari 14 gudang per akhir 2018. Ke depannya, Blibli.com akan terus mengembangkan layanan-layanannya berbasis teknologi terkini.

Blibli.com sedang mengembangkan fitur-fitur yang menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR) karena kedua teknologi ini akan semakin meningkatkan pengalaman berbelanja, sejalan dengan komitmen terhadap kepuasan pelanggan. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi