Bali - India Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Sektor Pendidikan dan Pariwisata

Senin, 19 Agustus 2019 : 18.26
Gubernur Bali I Wayan Koster (tengah) menerima Dubes India Pradeep Kumar (kiri)
Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kerja sama yang terjalin antara Bali dan India ke depan akan terus ditingkatkan khususnya sektor pariwisata dan pendidikan.

Koster menegaskan hal itu saat didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Pradeep Kumar Rawat yang didampingi Konjen India R.O Sunil Babu, Senin (19/8//2019).

Dalam pertemuan Dubes India Pradeep Kumar menyinggung upaya penguatan hubungan kerja sama Bali-India di berbagai bidang. Kumar memberi ucapan selamat kepada pasangan Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace karena telah dipercaya untuk memimpin Bali.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace, hubungan kerjasama antara Bali dan India ke depannya dapat ditingkatkan. Menurut Pradeep, hubungan Bali dan India sudah terjalin cukup lama.

Pemerintah India telah melakukan sejumlah langkah mendekatkan hubungan dengan daerah Bali. Langkah tersebut tercermin keberadaan dua ‘pelinggih’ Bali di India. “Ada keinginan untuk membuat museum tentang Bali di India,” ujar Dubes Pradeep.

Dubes Pradeep mengundang Koster sebagai tamu kehormatan pada pelaksanaan festival festival lampu pada bulan Oktober 2019. Festival tersebut, berhubungan dengan epos Ramayana, epos yang juga dekat dengan masyarakat Bali.

Koster memberi apresiasi kedatangan Duta Besar India ke Pulau Dewata. “Prinsipnya kami akan meneruskan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah India terutama di bidang pariwisata dan pendidikan,” ujar Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Ia menyampaikan terima kasih atas undangan untuk menjadi tamu kehormatan di festival lampu, namun Koster mengatakan, saat ini masih fokus untuk menata pembangunan Bali untuk mewujudkan visi pembangunan Bali lima tahun ke depan yang sudah dicanangkannya bersama Wakil Gubernur Cok Ace.

Namun dalam upaya promosi pariwisata jika keadaan memungkinkan, Gubernur mengatakan akan menugaskan Wagub Cok Ace untuk menghadiri festival. Sebelumnya Pradeep sempat diterima Wagub Cok Ace dan membicarakan beberapa hal terkait pariwisata.

Pada kesempatan itu, Pradeep mengatakan di bidang transportasi telah dibuka penerbangan langsung rute Bali-India yang memudahkan akses wisatawan India ke Bali dan sebaliknya.

Pemerintah India juga telah menerapkan kebijakan pembuatan visa secara online dan tanpa dipungut biaya. Pada bagian lain, Pradeep menyinggung kerjasama Sister Province antara Bali dengan salah satu provinsi di India yaitu Uttarakhand yang saat ini tengah serius dijajaki.

“Letter of Interest (LOI) sudah kami kirim, sekarang masih menunggu persetujuan dari Kemenlu RI,” ujar Pradeep sembari meminta bantuan Pemprov Bali ikut mengawal rencana ini.

Pemerintah India berharap, MoU sister province Bali-Uttarakand bisa ditandatangani kedua belah pihak di tengah-tengah festival lampu yang akan digelar 24-27 Oktober 2019 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Pradeep juga menyampaikan rencana kunjungan kerja Menteri Pariwisata India ke Jakarta 29- 30 Agustus mendatang. Ia berharap ada perwakilan dari Pemprov Bali hadir pada kunjungan tersebut karena terkait upaya peningkatan kerjasama di bidang kepariwisataan.

Wagub Cok Ace menyampaikan Bali dan India punya historis hubungan sangat panjang. Hal ini erat kaitannya dengan agama Hindu yang dianut oleh mayoritas masyarakat Bali.

Cok Ace sependapat dengan harapan Pradeep dalam penguatan kerjasama. Bahkan, Cok Ace melontarkan sebuah gagasan untuk merancang sebuah festival yang menggambarkan eratnya hubungan India dan Bali.

“Kalau dengan China, kita sudah punya Festival Balingkang. Dengan India, kita perlu jajaki untuk merancang hal yang sama. Misalnya kita buat festival yang menggambarkan kedatangan Rsi Markandeya,” imbuh Cok Ace.

India kata Cok Ace juga menjadi salah satu penyuplai wisatawan ke Bali. Data statistik, hingga bulan Mei 2019, kunjungan wisatawan India ke Bali menempati peringkat tiga setelah Cina dan Australia. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi