menu
search

Alumni SUPM Bogor 1983 Gelar Reuni Napak Tilas di Sungaibuntu

Sabtu, 03 Agustus 2019 : 13.34
Alumni SUPM Bogor 1983 sejumlah 30 orang saat menggelar Reuni Napak Tilas di sungaibuntu, Karawang, Jawa Barat
KARAWANG - Alumni Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Bogor tahun 1983, melakukan reuni napak tilas di Kampus Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kodya Bogor dan di UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara, Kampung Sungaibuntu, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Jum'at (2/7/2019) - Minggu (4/7/2019).

Engkus Kusman, Ketua Panitia Reuni ditemui di sela-sela kegiatan reuni mengungkapkan, kegiatan Reuni Napak Tilas merupakan kegiatan yang sering digelar Alumni SUPM Bogor 1983.

"Pada tahun-tahun sebelumnya kami pernah menggelar reuni napak tilas di BBI Sentral Singaparna, Tasikmalaya dan BBI Ngrajek, Magelang.

Tahun ini kami menggelar Reuni Napak Tilas di Sungaibuntu. Dulu nama lembaganya Unit Perikanan Budidaya Air Payau (UPBAP) sekarang berubah namanya menjadi UPTD Perikanan Air paya dan laut Wilayah Utara," paparnya.

Menurut Engkus, lokasi napak tilas yang dijadikan lokus reuni Alumni SUPM Bogor 1983 merupakan lokasi yang dulu pernah menjadi lokasi praktek saat duduk di bangku SUPM Bogor.

"Di Sungaibuntu ini kami praktek budidaya air paya pada tahun 1982. Walau nama lembaga institusinya sudah berubah namun lokasi ini tetap memiliki kenangan tersendiri bagi para alumni SUPM Bogor 1983," katanya.

Hal senada diungkapkan Opik, Alumni SUPM Bogor 1983 yang juga Kepala UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara yang didaulat menjadi panitia Reuni Napak Tilas di Sungaibuntu.

Meski praktek yang dilakukan tersebut sudah berlalu 37 tahun yang lalu, namun kenangan terhadap kegiatan praktek di tambak Sungai Buntu tidak bisa terlupakan.

"Oleh karena itulah, dalam reuni Napak tilas di Sungaibuntu ini kami mengusung thema "Semangat Keduk Teplok Mengantar Alumni Bermartabat" untuk mengingatkan bahwa kami pernah terjun dan berendam di air tamabak untuk melakukan keduk teplok," katanya.

Menurut Opik, kegiatan Reuni Napak Tilas di Sungaibuntu ini memiliki kenangan tersendiri karena di lokasi inilah dirinya kali pertama melakukan kegiatan praktek keduk teplok di tambak dan di sinilah dirinya saat ini bekerja melakukan pengabdian.

"Mungkin karena danya kenangan tersebut, dalam reuni kali ini banyak alumni yang hadir dibanding kegiatan reuni tahun-tahun sebelumnya," kata Opik yang setahun lagi memasuki masa pensiun ini.

Sementara itu, Aep Gumiwa tokoh alumni SUPM Bogor 1983 yang ikut hadir reuni di Sungaibuntu mengemukakan, reuni kali ini memiliki kenangan yang mendalam karena beberapa teman yang sudah 36 tahun tidak yang putus kontak dan tidak terlacak, akhirnya bisa bergabung dalam kegiatan reuni ini.

"Ada empat teman yang putus kontak sejak 36 tahun yang lalu, tahun ini kembali bisa ditemukan dan dihubungi sehingga bisa bergabung dalam kegiatan reuni," katanya. Aep juga memberikan apresiasi kepada teman-teman yang lama putus kontak dan menyempatkan hadir dalam reuni dengan susah payah.

"Teman-teman yang sempat putus kontak dan menyempatkan hadir tersebut berasal dari Aceh, Riau, Sulawesi Tengah dan Jawa Barat. Di antara teman tersebut ada yang empat hari di dalam perjalanan untuk bisa bertemu dengan sahabat-sahabat lama," tambahnya.

Dalam reuni alumni SUPM Bogor 1983 kali ini diisi dengan kegiatan melihat unit-unit pertambakan di UPTD, Turnamen Ping-pong Sungaibuntu Open, Diskusi perikanan (Seminar/loka karya) dengan narasumber dua orang alumni SUPM Bogor 1983 yakni Dr. Bambang Gunadi dan Dr. Ivon Iskandar, hiburan dan kunjungan ke kampus Cikaret bersilaturahmi dengan para guru. (gus)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua