menu
search

Tim SAR Evakuasi Nelayan Terapung-apung di Perairan Karangasem

Senin, 01 Juli 2019 : 16.38
Tim SAR gabungan mengevakuasi nelayan yang terombang-ambing di perairan Karangasem/Basarnas Bali
Karangasem - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang nelayan yang mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing selama hampir 16 jam di Perairan Taman Ujung Karangasem, Senin (1/7/2019).

Ketut Matal (42) yang mengalami nahas itu, awalnya hendak berlayar dari Pantai Bena Sari, Desa Seraya Tengah, Karangasem menggunakan sampan. Dia naik perahu jukung, yang berlayar ke arah Perairan Seraya untuk mencari ikan.

Dari pagi sekitar pukul 04.00 Wita hingga hampir tengah hari, Ketut Matal (42) tak kunjung kembali.

Kantor SAR Balu mengerahkan 9 personel dan peralatan boat untuk pencarian nelayang terapung di laut/Basarnas Bali
Laporan yang diterima Basarnas Bali, nelayan setempat sempat bertemu dengan korban sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, korban menggunakan sampan berwarna putih dengan layar setrip biru hitam putih.

"Laporan dari Bakamla Bali pukul 11.30 Wita, segera kami tindaklanjuti dengan menggerakkan 9 personil dari Pos SAR Karangasem," ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo.

Tim SAR Bali melakukan pencarian nelayan dengan rubber boat /Basarnas Bali
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat dari Pantai Bugbug Karangasen dan akhirnya berhasil menemukan Ketut Matal dalam keadaan selamat.

Saat nelayan ini sedang mencari ikan, mesin motor tempelnya mengalami kerusakan dan mengakibatkan ia terombang-ambing hingga berjam-jam lamanya.

Saat Tim SAR gabungan mendekat kapal nelayan yang mengalami nahas mati mesin di perairan Karangasem/ Basarnas Bali
"Bersyukur laporan ini cepat kami terima jadi bisa tertolong dan tidak jauh terbawa arus," imbuhnya.

Saat ditermukan sekitar pukul 12.20 Wita, posisi korban berada di koordinat 8°28'47.72"S - 115°37'42.26"E, selanjutnya rubber boat Pos SAR Karangasem bersama dengan sampan target bergerak perlahan menuju Pantai Bena Sari Desa Seraya Tengah Karangasem.

Setelah menempuh waktu Perjalanan sekira 1 jam, akhirnya, korban bisa bertemu dengan pihak keluarga. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua