menu
search

Program Unggulan BSN, SNI Smart City Diperkenalkan di IISMEX 2019

Kamis, 18 Juli 2019 : 16.27
Jakarta - Badan Standardiasi Nasional (BSN) terus mendukung pengembangan smart city di Indonesia diantaranya dengan menetapkankan SNI ISO 37120:2018 tentang kota dan masyarakat berkelanjutan – indikator untuk layanan kota dan kualitas hidup.

"SNI ISO 37120:2018 merupakan dasar dari pelaksanaan smart city. SNI tersebut berisi indikator, cara mengukur, dan kriteria apa saja yang ada di dalam smart city," kata Kepala BSN, Bambang Prasetya pada Forum Menteri yang berlangsung dalam acara Indonesia International Smart City Expo (IISMEX) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Standardisasi itu intinya ada 2, yaitu mutu dan efisiensi. Mutu adalah kualitas pelayanan atau produk. Efisiensi adalah cost, pada pasar harga murah dan pelayanan yang efisien.

”Standar itu sangat menghormati regulasi. Pada UU 23 Tahun 2014 yang diikuti setiap daerah, memuat jelas wajib pelayanan dasar apa, dan bagaimana itu dipotret menjadi kacamata smart city,” sambungnya.

Pengembangan SNI Smart City ini menjadi program unggulan BSN. Komite Teknis 13-11 sudah mengacu pada Technical Committee (TC) 268 di The International Organization for Standardization (ISO).

Saat ini, Indonesia memiliki program pengembangan dan penerapan smart city, yaitu Gerakan menuju 100 Smart City yang merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan.

Gerakan tersebut bertujuan membimbing Kabupaten/Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua