menu
search

Presiden Jokowi Tegaskan Jalan Tol Manado-Bitung Dukung Ekonomi dan Pariwisata

Sabtu, 06 Juli 2019 : 12.41
Presiden Jokowi saat meninjau proyek jalan Tol Manado-Bitung/biro pers setpres
Manado - Presiden Joko Widodo memastikan pembangunan jalan tol Manado Bitung sempat terkendala persoalan pembebasan lahan akan terus berjalan dan segera diselesaikan. Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan jalan tol Manado-Bitung ke Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat, 5 Juli 2019.

"Jadi tol Manado-Bitung lapangannya masih kurang 13 kilometer yang belum pembebasan (lahan), tapi proses berjalan," ujarnya. Jalan tol tersebut ditargetkan diselesaikan pada awal tahun depan. Kendala yang ada di lapangan juga disebutnya dapat segera teratasi.

"Tadi saya sudah perintah Jasa Marga untuk secepatnya bisa diselesaikan. Mungkin maksimal Maret-April. Insyaallah," ucapnya. Jalan tol sepanjang 39,9 kilometer tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional.

Proyek menghubungkan dua kota terbesar di Sulawesi Utara, yakni Manado dan Bitung, diharapkan mendukung peningkatan mobilitas dari dua kota tersebut, mendukung sektor wisata, serta pertumbuhan ekonomi di kota-kota sekitarnya.

Nantinya, alan tol ini juga akan menjadi jalan akses utama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Pulau Lembeh yang sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata baru Sulawesi Utara.

"Bisa nanti larinya ke pariwisata, bisa larinya ke industri. Karena nanti di Pulau Lembeh itu menjadi titik pariwisata baru di Bitung meskipun (perlu) dukungan industri terutama perikanan dan KEK yang nanti juga berhubungan dengan pelabuhan," kata Presiden.

Peninjauan dilakukan Presiden dan rombongan dalam perjalanannya menuju KEK Bitung. Sebelum meninjau tol itu, Kepala Negara meninjau pengembangan pelabuhan Manado yang direncanakan akan dikembangkan di sekitar area tersebut kawasan baru berupa wisata kuliner.

Presiden merespons permintaan warga Bunaken tentang permasalahan air bersih. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mengerjakan proyek penyediaan air bersih.

"Tahun ini dimulai yang di Bunaken. Air bersih akan dikerjakan Menteri PU," ujarnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua