menu
search

Nyoman Sudharma Resmi Dirut BPD Bali, Diharapkan Perkuat Ekonomi Daerah

Minggu, 07 Juli 2019 : 21.57
Gubernur Bali I Wayan Koster usai melantik jajaran Direksi dan Komisaris BPB Bali
Denpasar - I Nyoman Sudharma resmi dilantik menjadi Direktur Utama BPD Bali yang diharapkan bisa membawa bank daerah itu untuk memperkuat perekonomian di Pulau Dewata.

Gubernur Bali Wayan Koster resmi melantik jajaran dewan komisaris dan direksi PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dewan komisaris dan direksi Bank BPD Bali ini dilakukan di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Minggu (7/7/2019).

Jajaran direksi BPD Bali yang dilantik Direktur Utama I Nyoman Sudharma, Direktur Operasional Ida Bagus Gede Setia Yasa, Direktur Bisnis Non Kredit I Nyoman Sumanaya,, Direktur Kredit Made Lestara Widiatmika dan Direktur Kepatuhan I Wayan Sutela Negara.

Jajaran Komisaris BPD Bali yang dilantik dan diambil sumpah adalah Komisaris Utama Ida Bagus Putu Anom Redhi, Komisaris Non Independen Wisnu Bawa Temaja, Komisaris Non Independen Ni Made Dewi Suryani, Komisaris Independen I Made Sukada, dan Komisaris Independen Ida Bagus Wibawa.

Gubernur Koster mengatakan jajaran direksi dan komisaris ini akan menjadi motor penggerak dalam mengelola dan membangun BPD Bali ke depan.

“Format yang akan saya gunakan adalah mensinergikan antara pemegang saham, komisaris dan direksi,” kata pria yang baru terpilih kembali sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Secara rutin, dia akan mengajak pemegang saham, komisaris dan direksi untuk duduk bersama sehingga bisa bersinergi menghasilkan kebijakan dan bisnis plan yang berkualitas.

Koster akan menggunakan pengetahuan dan pengalamannya untuk mendiskusikan bagaimana BPD ke depan bisa maju secara progresif. Sebagai bank milik daerah, Gubernur Koster mengingatkan peran negara dalam memperkuat sumber-sumber daya lokal.

“Itu sebabnya BPD Bali ke depan akan saya jadikan agen pembangunan perekonomian Bali,” katanya menegaskan. Diharapkan, BPD Bali akan berperan memperkuat perekonomian Bali. Selain itu BPD Bali juga berfungsi untuk memproteksi ekonomi kerakyatan seperti koperasi dan UMKM.

Ia menambahkan, BPD Bali juga harus berdimensi sosial dengan cara memberikan CSR kepada masyarakat Bali yang membutuhkan. "Untuk melaksanakan semua itu tentu saja fundamen ekonominya harus diperkuat dulu," tegas Koster. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua