menu
search

Majukan UMKM, Putri Koster: Perlu Sinergitas Pemangku Kebijakan

Jumat, 12 Juli 2019 : 22.20
Jakarta - Sinergitas dari hulu hingga hilir dari pihak pemangku kebijakan, seperti Bank Indonesia, Dekranasda, perajin, praktisi dan seluruh masyarakat sangat diperlukan dalam memajukan UMKM yang ada di seluruh Indonesia.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster menyampaikan hal itu di sela menghadiri ajang pameran bertajuk 'Karya Kreatif Indonesia' (KKI) yang berlangsung di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/07/19).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan hadir sekaligus membuka secara resmi KKI tahun 2019, yang ditandai dengan memukul bedug bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Sekretaris Kabinet Kerja Pramono Anung.

Presiden didampingi Ibu Iriana Jokowi mengapresiasi bahwa KKI merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Bank Indonesia sebagai wadah bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) potensial dari seluruh Indonesia untuk memamerkan karyanya dan menjual kepada masyarakat luas.

Kegiatan KKI 2019 ini disambut antusias pelaku UMKM se-Indonesia. Dari 890 yang mendaftar untuk ikut KKI, akhirnya terpilih 370 UMKM binaan BI. Antusiasme UMKM ini diharap akan semakin mendekatkan langkah menuju 'Go Export Go Digital'.

Putri Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali menyatakan rasa bahagia dapat hadir dalam KKI tahun 2019. Kata Putri, acara seperti ini amat diperlukan untuk menopang, menyemangati dan memberi ruang pada perajin Indonesia, utamanya Bali untuk mendapatkan pasar dan menampilkan karya-karyanya.

"Diperlukan adanya sinergitas dari hulu hingga hilir dari pihak pemangku kebijakan, seperti Bank Indonesia, Dekranasda, perajin, praktisi dan seluruh masyarakat dalam memajukan UMKM yang ada di seluruh Indonesia serta apresiasi dan prestise untuk para perajin," ujar Putri.

Dukungan serta komitmen Pemprov Bali dalam memajukan perajin asli Bali tertuang dalam Pergub No 79 tahun 2018 tentang hari penggunaan pakaian adat dan Pergub No 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali dalam menjaga, mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya.

Diperlukan adanya sinergitas dari hulu hingga hilir dari pihak pemangku kebijakan, seperti Bank Indonesia, Dekranasda, perajin, praktisi dan seluruh masyarakat dalam memajukan UMKM yang ada di seluruh Indonesia serta apresiasi dan prestise untuk para perajin," ujar Putri.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana beserta istri. (riz)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua