menu
search

Innalillahi, Pak Topo Sang Pahlawan Tangguh Itu Berpulang

Minggu, 07 Juli 2019 : 13.39
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BPNB Sutopo Purwo Nugroho/humas bnpb
Denpasar - Kabar duka menyelimuti jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga BPBD di Tanah Air salah satu putra terbaiknya telah berpulang menghadap Sang Kuasa.

Sutopo Purwo Nugroho, yang akrab disapa Pak Topo, meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit Guangzhou Cina, akibat kanker paru-paru yang dideritanya, Minggu dini hari (7/7/2019).

Kabar duka itu, cukup mengejutkan keluarga besar dan handai taulan meskipun, sejak lama, sudah mengetahui sakit yang diderita Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia mengenal alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, sebagai sosok yang rendah hati, humble, sangat dekat dengan aktivitas kemanusiaan dan kepedulian terhadap penanganan bencana alam.

Bagi kalangan media di Tanah Air, pria berusia 49 tahun itu, ibarat dewa penolong, karena keaktifan, inisiatif dan perhatian yang diberikan, dalam menyuplai data, informasi baik rilis, foto hingga video, selalu update 24 jam.

Tak heran, jika wafatnya pria penyuka kucing itu, membuat rasa kehilangan mendalam insan pers. Apalagi, semasa hayat terutama saat terjadi bencana alam melanda nusantara, Pak Topo, selalu jadi rujukan, referensi, narasumber yang handal dan komunikatif.

Pendek kata Pak Topo, mengetahui persis kebutuhan media berbagai platfrom. Ditambah keaktifan, almarhum beberapa tahun terakhir, di sosial media seperti Instagram, Twitter, menjadikannya banyak dikenal, memiliki banyak follower.

Selain itu, Pak Topo juga aktif mengelola grup WhatsApp seperti wartawan peduli bencana (Wapena) Bali dan cukup aktif berkomentar, sehingga kepergiannya membuat rasa kehilangan mendalam bagi dunia pers.

Rasa kehilangan juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, yang langsung mengucapkan bela sungkawa mendalam. "Menyampaikan, turut berduka cita mendalam atas wafatnya Pak Topo, Sang Pahlawan Tangguh," ucap Rentin menegaskan.

Rentin bersama jajaran BPBD Bali menyampaikan doa semoga almarhum, mendapat tempat terbaik di sisinya dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan.

"Selamat jalan Pak Topo, kami sedih dan kehilangan atas kepergianmu, terima kasih atas pengabdian dan dedikasimu selama ini, Pak Topo Sang Pahlawan Tangguh," demikian Rentin. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua