menu
search

Bimbim “Slank”: Irjen Edwin Miliki Modal Kuat Menjadi Capim KPK

Kamis, 04 Juli 2019 : 00.00
Drumer band Slank, Bimbim memberi dukungan kepada Irjen Pol Ike Edwin maju dalam pencalonan capim KPK/ist
Jakarta - Drumer band ternama Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim menilai Irjen Pol. Ike Edwin memiliki modal kuat dan berpengalaman dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Karena itu, dia menyatakan sebagai pribadi dan bagian dari Slank sangat mendukung orang yang lurus untuk mencalonkan diri jadi Capim KPK.

Simak: Konser Slank, Kemendes Gelorakan Nasionalisme dan Pembangunan di Perbatasan

"Orang yang lurus tentu kita dukung," kata Bimbim sambil menunjuk Irjen Pol. Ike Edwin yang berkunjung ke Markas Slankers di Gang Potelot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019).

Dalam kesempatan ini, Bimbim didampingi sang ibunda, Bunda Iffet.

Menurut Bimbim, Irjen Edwin mempunyai modal kuat, terutama dalam pengalaman pemetaan dan pencegahan korupsi selama terlibat dalam beberapa kasus besar yang pernah diungkap.

Sebut saja, kasus Gayus Tambunan yang berhasil menyelamatkan uang negara triliunan rupiah. “Bagi Slank, semua niat baik soal antikorupsi kita dukung. Semua orang baik untuk berbuat kepada negara tentu kita dukung,” kata Bimbim.

Simak: Slank dan Musikima Gebrak Jember di Konser XL-Yonder Music

Musisi yang belakangan ini aktif mengampanyekan antikorupsi lewat musik ini menegaskan, Slank mendukung siapapun yang mempunyai integritas dan niat baik untuk membangun bangsa, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi.

Kepemimpinan KPK, menurut Bimbim, membutuhkan sosok berintegritas dengan visi yang kuat agar tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan. Dengan demikian, kata dia, bisa menyelamatkan uang negara. “Kita butuh banyak dana untuk membangun bangsa,” katanya.

Simak: HMI Kirim Sapu Lidi Bersihkan KPK dari Orang Tak Beretika

Slank akan tetap koncern mengampanyekan perang terhadap korupsi melalui lagu. Slankers banyak dari kalangan anak pejabat dan mereka menjadi benteng agar lantang mengatakan kepada bapak mereka, ‘Pak jangan korupsi malu diomongin Slank’.

"Kita percaya lewat budaya lagu bisa senggol nurani orang,” kata dia sembari mengajak segenap elemen bangsa untuk tak lelah menyuarakan perang melawan korupsi.

Ia berharap, DPR mengunakan nurani mereka memilih orang terbaik. Semoga DPR berhati nurani memilih orang yang tepat memimpin KPK kedepan. Sedangkan Bunda Iffet berharap, KPK periode 2019-2023 dipimpin oleh orang-orang yang jujur agar bisa menyelamatkan bangsa.

Simak: LBH Bali Serukan Organisasi Rakyat Bersatu Lawan Pelemahan KPK

“Semoga rakyat Indonesia yang jujur bisa selamatkan negara ini,” katanya. Semua orang memiliki tugas sesuai dengan perannya masing-masing untuk melawan korupsi yang kian membudaya.

"Slank berkomitmen akan terus menyuarakan perlawanan tersebut melalui lirik lagu. “Mudah-mudahan bisa basmi korupsi lewat lagu,” kata dia. Irjen Pol. Ike Edwin mengucapkan terima kasih dan antara dirinya dan Slank mempunyai persamaan pandangan dan semangat untuk memberantas korupsi.

Slank mewakili kultur bangsa Indonesia dengan mengumandangkan lagu yang mengajak masyarakat tidak korupsi, cinta lingkungan, dan menjauhi narkoba. "Saya mengapresiasi Slank. Musisi legendaris menyuarakan dengan lagu yang mudah merasuk ke perasaan,” imbuh Edwin yang mantan Dirtipikor Mabes Polri. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua