menu
search

Kemkominfo Ingatkan Group WhatsApp Berpeluang Percepat Penyebaran Hoax

Minggu, 09 Juni 2019 : 05.39
Sekda Kota Denpasar Rai Iswara saat membuka dialog publik
Denpasar - Maraknya informasi hoax khususnya di sosial media saat ini seperti melalui group-group WhatsApp sudah menjadi masalah Nasional yang dapat mengakibatkan lunturnya persatuan dan kesatuan NKRI.

Karenanya, guna memahami informasi hoax, cara menangkal hoax, dan cerdas berteknologi, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyeleggarakan Dialog Publik yang bertajuk “Merawat Kebhinekaan Melawan Hoax” yang diselenggarakan di Swiss-Bel Hotel, Kuta, Sabtu (8/6/2019).

Dialog menghadirkan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Sekjen Kominfo RI, Rosarita Niken Widiastuti, Ketua FKUB Indonesia dan Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, dan Rizza Kamajaya.

Sekjen KemKominfo RI, Rosarita Niken Widiastuti, mengatakan kekuatan bangsa adalah persatuan. Menurut survei yang telah dilakukan, pengguna internet di Indonesia terbanyak adalah generasi millennial yang mencapai 56%.

“Bahkan jumlah handphone yang beredar di Indonesia sudah melebihi jumlah penduduk Indonesia, sehingga memang ini menjadi peluang besar tersebarnya hoax jika masyarakat tidak cerdas,” katanya mengingatkan.

Lebih lanjut disampaikan, banyaknya group WhatsApp juga mempercepat pergerakan informasi, dan ini menjadi tantangan karena hoax sangat berbahaya. Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mengajak seluruh masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan sosial media.

Merawat kebhinekaan dapat dilakukan dengan memperkuat penanaman pendidikan karakter dan bingkai budaya, artinya ada aturan-aturan dan etika yang harus kita jaga sebagai bingkai penyebarluasan informasi.

Menurutnya, fenomena pemicu hoax juga karena karakter masyarakat yang cendrung menyalahkan orang lain, sehingga muncul beragam persepsi publik yang dapat memicu hoax.

“Acara seperti ini sangat baik dilaksanakan, karena mampu menjadi wadah diskusi dan komunikasi yang positif,” ungkapnya dalam sambutan. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua