menu
search

Idul Fitri, Koster Ungkap Tradisi Kirim Makanan Warga Hindu dan Muslim

Jumat, 07 Juni 2019 : 07.51
Peringatan 118 Tahun lahirnya Bung Karno dan ramah tamah lintas agama pada momentum Hari Raya Idul Fitri di Bali
Denpasar - Gubernur I Wayan Koster menegaskan hubungan baik warga Hindu dan Islam di Bali sampai saat terpelihara dengan baik bahkan saat momentum hari raya seperti Idul Fitri ada tradisi saling mengunjungi dan mengirimkan makanan atau ngejot masih berlangsung

Selain itu, warga Bali memiliki sapaan khusus bagi umat muslim di Bali dengan panggilan nyama selam yang artinya saudara muslim.

Koster menegaskan hal itu saat 'Peringatan 118 Tahun Lahirnya Bung Karno dan Ramah Tamah Lintas Agama' yang berlangsung di kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (6/6/2019)

Bertepatan Hari Raya Idul Fitri 1440 H kali ini, Gubernur Koster mengucapkan selamat hari raya bagi segenap umat Muslim.

"Masyarakat Hindu Bali memiliki sebutan khusus: Nyama Selam (saudara Muslim) dan hingga saat ini tradisi saling mengunjungi dan mengirimkan makanan (ngejot) antara masyarakat Muslim dan Hindu masih berlangsung," tuturnya.

Inilah bukti nyata tentang "Lima Berlian" yang digali Bung Karno dan dirumuskan menjadi Pancasila. Inilah sifat dan karakter sejati bangsa kita," tegasnya.

Sementara itu, Pembina MUI Bali H Roi Chan menyatakan kegiatan ini adalah pertemuan silaturahmi, serta menyambung kasih sayang. Halal bihalal itu adalah ajang untuk saling memaafkan.

"Bulan Ramadhan itu bukan sekedar tidak sekedar makan dan minum. Pada momen ini, mari menebarkan kedamaian. Mari berlomba dalam kebaikan," katanya.

Kegiatan diakhiri pembacaan puisi 'Agustus' karya Yudhistira AN Massardi oleh seniman nasional sekaligus istri Gubernur Bali Ny Putri Suastini Koster. Puisi ini dibacakan penuh penghayatan, sehingga iringan aplaus audiens terdengar meriah.

Sementara pada peringatan 118 Tahun Lahirnya Bung Karno dan Ramah Tamah Lintas Agama ini dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakapolda Bali Brigjen I Wayan Sunartha, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa.

Sejumlah undangan seperti unsur FKPD Provinsi Bali, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD Provinsi Bali, Rektor PTN-PTS, MUDP - MMDP, PHDI se-Bali, Ketua FKUB beserta jaringan lintas agama, Ormas lintas provinsi (Flobamora, Minang Saiyo dan lainnya) serta sejumlah tokoh lainnya. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua