menu
search

Harganas ke-26, Istri Gubernur Bali: Ingat Setia dengan Satu Pasangan

Jumat, 28 Juni 2019 : 20.39
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Istri Putri Koster, saat membuka peringatan Harganas ke-36 di Buleleng
Buleleng - Istri Gubernur Bali Ni Putu Putri Suastini Koster menegaskan dalam membangun keluarga sehat, bahagia dan sejahtera salah satunya agar suami atau istri setia dengan satu pasangan.

Keluarga yang sehat bahagia dan sejahtera agar mampu melaksanakan peran pentingnya sebagai tulang punggung pembangunan bangsa.

Putri Koster menyampaikan hal itu, pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-26 dan Pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Bali tahun 2019 di Gedung I Gusti Ketut Pudja, Singaraja, Buleleng Jumat (28/6/2019).

Dia tak lupa mengajak untuk selalu peduli pada pemberantasan narkoba serta penaggulangan HIV/AIDS. Kampanye ini juga menekankan untuk tidak menjauhi para penderita HIV atau ODHA, bahwa mereka juga manusia, bukan monster yang harus ditakuti dan dijauhi.

"Yang kita berantas adalah penyakitnya, bukan ODHA-nya, ingat untuk setia dengan satu pasangan dan hindari penggunaan jarum secara bergantian,” katanya menegaskan. Ditekankan juga, pentingnya keluarga untuk berkumpul, berinteraksi, berdaya, serta peduli dan berbagi.

“Peringatan Harganas menjadi momentum setiap keluarga Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarganya, berinteraksi dengan keluarganya, bertukar pengalaman secara langsung dengan komunikasi yang berkualitas setelah sibuk dengan segala aktivitas,” jelasnya.

Pihaknya juga menggalakkan program Hatinya PKK untuk memberdayakan halaman rumah masyarakat agar bermanfaat lebih besar bagi keluarga.

Dia mengajak menjadikan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan dan kehidupan. Sesuai temanya 'Ayo Bangun Keluarga dengan Terencana, untuk Mewujudkan Krama Bali yang Unggul dan Berkualitas Menuju Bangun Sat Kerthi Loka Bali.

Putri yang dikenal seniman multitalenta ini melanjutkan, dalam rangkaian peringatan Harganas ke-26, Provinsi Bali telah melakukan berbagai kegiatan seperti KB mobile yang menyasar langsung ke masyarakat, pemeriksaan mata dan kanker serviks gratis hingga pameran dan sosialisasi makanan sehat.

“Kita juga menggalakkan program Hatinya PKK untuk memberdayakan halaman rumah masyarakat agar bermanfaat lebih besar bagi keluarga,” sebutnya.

Di kesempatan sama, Plt Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dwi Listyawardani mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik dari Pemerintah Provinsi Bali untuk berbagai program BKKBN.

“Sehingga Bali jadi satu dari sedikit provinsi yang menyandang predikat terbaik di Indonesia,” pujinya. Meskipun masih ada catatan di tingkat nasional, kejadian seperti perkawinan usia dini yang masih jadi keprihatinan, padahal seperti kita tahu banyak bahayanya.

"Lalu angka kematian ibu yang masih cukup tinggi secara nasional,” katanya.

Acara yang juga mengundang berbagai elemen masyarakat, kalangan pelajar dan perwakilan PKK se-Bali tersebut, nampak pula Bupati Buleleng Agus Suradnyana serta Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi jajaran SKPD dan Forkopinda setempat.

Dalam kaitan Hari Keluarga Nasoional (Harganas) ke-26 ini, Gubernur Koster berharap keluarga mampu melaksankan peran pentingnya sebagai tulang punggung pembangunan bangsa.

“Hal ini harus diimplementasikan melalui usaha membangun keluarga sehat, bahagia dan sejahtera. Keluarga juga berperan penting dalam mebangun sumber daya manusia yang turut menentukan masa depan bangsa,” ujarnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua