menu
search

Gubernur Koster Ingin Permanenkan Peringatan Harlah Pancasila dan Bulan BK

Jumat, 07 Juni 2019 : 07.33
Gubernur Bali I Wayan Koster
Denpasar - Gubernur Wayan Koster ingin peringatan Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno di Provinsi Bali bisa dipermanenkan. Dalam kerangka itulah, pihaknya tengah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno di Provinsi Bali.

"Bulan Juni memang bulan yang penuh dengan tonggak-tonggak sejarah yang terkait dengan Bung Karno, Pancasila, Dasar dan Ideologi Negara yang dirumuskan pertama-kalinya oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945," tukasnya saat 'Peringatan 118 Tahun Lahirnya Bung Karno dan Ramah Tamah Lintas Agama' yang berlangsung di kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (6/6/2019).

Selain melakukan ramah-tamah dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, kali ini sekaligus bersama-sama berkumpul untuk merayakan dan mengenang hari lahir Ir Sukarno, Bapak Bangsa Indonesia, Proklamator dan Penggali Pancasila.

"Kemudian pada 6 Juni adalah Hari Lahir Bung Karno dan pada 21 Juni adalah Hari Wafat Bung Karno," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Pihaknya telah menyiapkan Peraturan Gubernur tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, sehingga peringatan ini bisa dilaksanakan secara permanen dan berkelanjutan di Bali.

Tujuan penyelenggaraan Bulan Bung Karno adalah: pertama, mengutamakan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Bali dalam berbangsa dan bernegara.

Kedua, meningkatkan pemahaman masyarakat Bali tentang sejarah, filosofi dan nilai-nilai Pancasila. Ketiga, memperkokoh inklusi sosial di tengah kontestasi nilai (ideologi) dan kepentingan yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas.

Keempat, membangkitkan dan Bali memelihara tentang masyarakat kolektif memori ketokohan dan keteladanan Ir Soekarno sebagai dan Proklamator Pancasila penggali Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kelima, memperkuat institusionalisasi nilai-nilai lokal kearifan dengan Pancasila sesuai masyarakat Bali," imbuhnya. Keseluruhan rangkaian kegiatan ini sejalan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua