menu
search

Gubernur Bali Wajibkan Pemerintahan Hingga Dunia Usaha Prioritaskan Produk Lokal

Rabu, 12 Juni 2019 : 16.38
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Agung Sutha
Denpasar - Gubernur Bali I Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5774 Tahun 2019 yang mewajibkan jajaran pemerintahan, hotel, restoran hingga pasar modern/swalayan untuk mengutamakan pemanfaatan produk hasil industri lokal.

"Surat edaran itu dimaksudkan, untuk mengoptimalkan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 Tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali," tutur Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Agung Sutha, dalam siaran persnya, Rabu (12/6/2019).

Sutha menjelaskan, surat edaran berisikan empat point penting ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Bali, Kepala OPD Provinsi Bali, Ketua MUDP, Ketua PHDI, Ketua PHRI Provinsi Bali, Ketua APRINDO dan Ketua Asosiasi Catering Provinsi Bali.

Poin pertama, semua pihak diminta bersama-sama mensosialisasikan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan Pergub Nomor 99 Tahun 2018.

"Poin kedua, seluruh jajaran pemerintah daerah agar memprioritaskan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali pada berbagai kesempatan acara dan kegiatan yang dilaksanakan," tegasnya.

Sedangkan poin ketiga terdiri dari tiga hal yaitu hotel dan restoran diwajibkan memanfaatkan produk pertanian dan perikanan minimal 30 persen serta produk industri lokal Bali minimal 20 persen dari kebutuhannya.

Untuk pasar modern/swalayan wajib memasarkan produk pertanian minimal 60 persen dan produk perikanan dan industri lokal Bali minimal 20 persen dari jumlah produk yang dipasarkan.

Surat edaran juga mengatur harga pembelian langsung dari petani, kelompok pembudidaya ikan dan pengrajin lokal Bali minimal 20 persen di atas biaya produksi dan dibayar tunai.

"Jika ditunda, pembayaran akan dilakukan melalui Perusahaan Daerah Provinsi Bali," sambung Sutha. Pada poin ke empat surat edarannya, Koster mengajak masyarakat membangkitkan kebanggaan terhadap pemanfaatan produk lokal Bali.

Dia mengkampanyekan slogan “Cintailah Produk Dalam Negeri, Gunakanlah Produksi Daerah Sendiri”. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua