menu
search

Gowes Sembari Bagikan Ratusan Tas Ramah Lingkungan di Denpasar

Minggu, 09 Juni 2019 : 06.11
Gowes sembari kampanye peduli lingkungan dengan membagikan kantong ramah lingkungan di Denpasar
Denpasar - Komunitas Sepeda Santai mengkampanyekan Aksi Tentang Lingkungan (Sakti) sembari bersepeda dengan membagikan kantong ramah lingkungan kepada masyarakat .

Aksi serangkaian HUT Bersama ST. Pamuke ke-72, Lansia ke-13, Pecalang ke-19, IPK ke-68 dan TK Darma Putra Banjar Kedaton ke-44 diperingati setiap tanggal 10 Juni.

Banyak kegiatan digelar mulai dari kegiatan lomba, jalan sehat, hingga aksi peduli lingkungan serta malam puncak yang akan dilaksanakan pada 10 Juni mendatang. Gowes mengambil start di depan Banjar Kedaton, Desa Sumerta Klod , Denpasar Sabtu (8/6/2019).

Sejak sore hari silih berganti baik anggota STT, elemen masyarakat serta penghobi sepeda turut meramaikan kegiatan ini. Setibanya di Pasar terbesar Kota Denpasar ini seluruh peserta turut membagikan Tote Bag (Tas Ramah Lingkungan) kepada pedagang dan pengunjung pasar.

Selain itu, juga turut dikampanyekan aksi peduli lingkungan di kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung serta mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Ketua Panitia Kegiatan, Gede Paramartha menjelaskan, bersepeda bersama dirangkaikan pembagian 600 Tote Bag (Tas ramah lingkungan) di Pasar Badung yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta.

Selain kegiatan bersepada bersama dan pembagian tote bag ini, juga dilaksanakan kegiatan Jalan Sehat pada Minggu (9/6/2019) dan Puncak Hut pada 10 Juni mendatang dengan beragam pementasan seni dan budaya.

Ketua ST. Pamuke, I Wayan Adi Darmawan menambahkan bahwa adapun HUT tahun ini diperingati dengan tema besar yakni Mulat Sarira atau Interospeksi Diri. "Hal ini difokuskan dengan kampanye untuk ikut mengurangi sampah plastik," tandasnya.

Kegiatan ini dilakasanakan guna mewujudkan sinergitas bersama Pemerintah baik Kota Denpasar ataupun Provinsi Bali dengan mendukung Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan kantong plastik.

“Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan plastik secara berlebihan, dan sampahnya tentu memberikan dampak bagi kehidupan manusia, selain kesehatan, lingkungan yang kotor juga akibat dari sampah plastik, melihat kondisi itulah kami tergugah untuk membuat kegiatan yang memberikan edukasi kepada masyarakat,” imbuhnya. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua