menu
search

Dukung Menkes, YLKI Desak Pemblokiran Iklan Rokok di Internet

Kamis, 13 Juni 2019 : 17.14
ilustrasi/dok
Jakarta - Langkah Menteri Kesehatan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek yang meminta Menteri Kominfo Rudiantara untuk memblokir iklan rokok di internet mendapat dukungan dari YLKI karena keberadaan iklan rokok di dunia maya itu sangat mengkhawatirkan.

"Langkah Menkes layak diberikan apresiasi dan didukung. kami meminta Menteri Kominfo untuk memblokir iklan rokok di internet," tegas Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam keterangan resminya, Kamis (13/6/2019).

Menurut Tulus, keberadaan iklan rokok di internet sangat mengkhawatirkan, karena bisa dibuka oleh siapapun dan kapapun, tanpa kontrol dan batas waktu. "Termasuk di uka anak anak dan remaja. saat ini lebih dari 142 juta pengguna internet di Infonesia, termasuk diantaranya anak anak," dalih Tulus.

Karenanya, iklan rokok di internet layak diblokir guna melindungi anak anak dari paparan iklan rokok dan mencegah meningkatnya prevalensi merokok pada anak anak dan remaja. Diungkapkannya, Indonesia merupakan negara yang masih menjadi syurga iklan dan promosi rokok.

"Padahal di seluruh dunia iklan dan promosi rokok telah dilarang. sebagai contoh, di Eropa iklan rokok telah dilarang sejak thn 1960. dan di Amerika telah dilarang sejak 1973," imbuhnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua