menu
search

Dekopinda Tabanan Gelar Rakerda dan FGD Tentang Kredit Macet

Senin, 10 Juni 2019 : 18.49
Ketua Dekopinda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa (tengah) saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban tahun 2018
TABANAN - Guna melaksanakan program kerja sekaligus memperingati Hari Koperasi ke 72 tahun 2019, Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tabanan, Bali menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun Buku 2018 dan Forum Group Discussion (FGD) di Aula Gedung Dekopinda Tabanan, Senin (10/6/2019).

Rakerda dan FGD yang khusus membahas tentang "Penyelesaian Masalah Utang Piutang yang Dihadapi oleh Koperasi" tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dekopinda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa dan dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan I Made Yasa, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan Made Sukereni dan Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Decky Hendra Wijaya selaku narasumber FGD serta ratusan pengurus dan manager koperasi se Kabupaten Tabanan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan I made Yasa mewakili Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya saat membuka Rakerda mengapresiasi keberadaan Dekopinda dan koperasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi.

Bupati berharap, koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian di Tabanan bisa maju dan berkembang serta mensejahterakan anggotanya.

Terkait hal itu, Bupati Tabanan meminta agar Dekopinda dan koperasi dalam melangkah dan berusaha selalu berpedoman pada aturan dan prinsip-prinsi koperasi sesuai Undang-undang yang melandasinya.

Sebelumnya, Ketua Dekopinda Nyoman Wirna Ariwangsa dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemkab Tabanan yang selama ini telah memberikan dukungan postif terhadap koperasi di Kabupaten Tabanan.

Baik itu berupa bantuan maupun kemudahan-kemudahan lain seperti iklim yang kondusif, pembinaan, audit dan fasiltas lainnya.

"Atas nama gerakan koperasi di Kabupaten Tabanan, kami menyampaikan rasa terima kasih atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan Pemkab Tabanan selama ini. kami berharap dukungan, bantuan dan berbagai kemudahan bisa terus diberikan sehingga koperasi di Kabupaten Tabanan bisa maju dan berkembang sesuai harapan," paparnya.

Terkait FGD yang digelar Dekopinda Tabanan, Wirna Ariwangsa menuturkan sengaja dipilih thema "Penyelesaian Masalah Utang Piutang yang Dihadapi oleh Koperasi", karena banyak koperasi di Tabanan yang menghadapi kredit bermasalah.

"Thema tersebut sengaja kami usung karena begitu banyaknya persoalan yang dihadapi koperasi terkait dengan kredit yang bermasalah. Utamanya dalam penyelesaian kredit macet," katany berterus-terang.

Ketua Dekopinda Wirna Ariwangsa berharap, dengan adanya FGD yang menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya ini, ke depan koperasi di Tabanan bisa menyelesaikan kredit bermasalah sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

Sementara itu, terkait jalannya Rakerda, seusai tanya jawab setelah Ketua Dekopinda menyampaikan laporan pertanggungjawaban 2018 dan penyampaian rencana kerja 2019, peserta dapat menerima laporan pertanggungjawaban tersebut secara bulat. (gus)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua