menu
search

BPBD Gandeng Relawan Petakan Rencana Evakuasi Erupsi Gunung Agung

Rabu, 05 Juni 2019 : 20.06
Sekda Dewa Made Indra (dua dari kanan) saat bertemu relawan Pasemetonan Jaga Baya dan Kalaksa BPDB Bali Made Rentin (kiri)
Karangasem - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan terus mematangkan penyusunan untuk memetakan dan pendataan penduduk secara riil yang berada pada daerah (desa) terdampak untuk mengetahui kemana rencana evakuasi yang akan dilakukan jika terjadi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem.

Kalaksa BPBD Bali (Made Rentin) menjelaskan hal tersebut saat melepas kangen dengan Pasebaya (Pasemetonan Jaga Baya) Relawan Kebencanaan yang memang dibentuk dan diinisiasi oleh Dewa Made Indra yang saat itu masih Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Rombongan diterima Ketua Pasebaya Gede Pawana sembari ngobrol santai tentang kondisi terkini Gunung Agung, dan berpesan agar terus jalin komunikasi dan melakukan edukasi kepada masyarakat.

Kunjungan Sekda didampingi oleh Kalaksa BPBD Provinsi Bali (Made Rentin), dan beberapa Pejabag/Staf BPBD Bali, disambut gembira oleh beberapa orang Korps Relawan Baju Orange.

Rentin menjelaskan, bersama Sekda (Dewa Made Indra) yang mantan Kalaksa BPBD Bali, sangat mencintai tugas kemanusiaan di Bidang Penanggulangan Bencana.

"Kendatipun sudah sebagai Sekda, beberapa kegiatan BPBD beliau selalu hadir, "saya pinjam istilahnya Pak Sekda, kembali ke habitat jika berada di tengah-tengah sahabat tangguh," tutur Rentin.

Hal ini menunjukan bahwa seorang pemimpin selalu dekat dengan masyarakat, tidak hanya kedekatan secara fisik tetapi juga kedekatan emosional, bahwa sang pemimpin diterima bahkan sangat dirindukan kehadirannya di tengah masyarakat.

Kalaksa BPBD Bali melaporkan, sinergi pemerintah (BPBD) dengan Relawan (Pasebaya) terus terjalin, saat ini sedang merampungkan Penyusunan Rencana Evakuasi Berbasis Banjar/Dusun di 28 Desa Lingkar Gunung Agung.

Hal ini bertujuan memetakan dan melakukan pendataan penduduk secara riil yang berada pada daerah (desa) terdampak, dan untuk mengetahui kemana rencana evakuasi yang akan dilakukan jika erupsi Gunung Agung terjadi,

"Ini adalah bagian penting dalam menyusun kesiapsiagaan bagi masyarakat terdampak, krama Karangasem khususnya," tegas Rentin.

Saat kunjungan, kondisi dan aktivitas Gunung Agung terpantau landai dan tenang, masih pada level III (Siaga), aktivitas masyarakat tetap normal lancar, tetapi dihimbau tetap tingkatkan kesiap-siagaan, lengkapi diri dengan APD (Alat Pelindung Diri) minimal masker saat beraktivitas di luar rumah. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua