menu
search

Beredar Hoax Struk Bukti Transaksi Tol, Ini Penjelasan Jasa Marga

Minggu, 09 Juni 2019 : 04.37
ilustrasi/dok
Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan informasi seputar struk bukti transaksi tol yang beredar di media sosial adalah hoax alias tidak benar dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Irra Susiyanti mengatakan, adanya kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol adalah jaminan pengguna jalan berhak mendapat asuransi

Biaya tol yang dibayarkan pengguna jalan tol hanya untuk membayar jasa jalan tol, tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi. "Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol," tuturnya dalam siaran pers, Sabtu 8 Mei 2019.

Kemudian, ada kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol sebagai jaminan pengguna jalan berhak atas derek gratis.

Seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat, jika pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya.

"Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol," tegasnya.

Jika pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk diantar sesuai preferensi pengguna jalan, kami akan mengenakan tarif resmi yang info besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang dioperasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi).

Juga informasi, fungsi struk bukti transaksi tol dan apa yang harus dilakukan pengguna jalan saat keadaan darurat.

Menurutnya, kepentingan adanya bukti transaksi tol sebenarnya adalah sebagai bukti penelusuran informasi, jika terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan saat di jalan tol, agar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat menangani dengan baik dan cepat.

"Tentunya diperlukan bukti ruas jalan tol yang dilewati beserta waktunya, yang dapat diketahui dari struk bukti transaksi tol," sambungnya. Pihaknya menyarankan pengguna jalan mengetahui dengan baik ruas jalan dimana mereka berkendara dan mencatat dengan baik nomor call center BUJT.

Nomor call center Jasa Marga adalah 14080 (24 jam). Bila ada kejadian darurat yang terjadi pada pengguna jalan tol di ruas yang dioperasikan, disarankan langsung menghubungi call center 14080 langsung pada saat kejadian.

Nantinya, petugas akan datang ke lokasi untuk mengecek dan memverifikasi kondisi di lapangan dan serta melakukan tindak lanjut penanganan sesuai standar operasi yang telah ditetapkan. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua