menu
search

34 Pelajar Denpasar Presentasikan Karya Penelitian di Jepang

Selasa, 11 Juni 2019 : 18.40
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menerima rombongan pelajar yang akan berlomba penelitian di Jepang
Denpasar - Sebanyak 34 siswa dari sejumlah sekolah di Denpasar Bali bertolak ke Jepang guna berkompetisi dalam lomba penelitian karya ilmiah tingkat internasional. Para pelajar yang berangkat berasal dari SMPN 3 Denpasar, SMAN 2 Denpasar, SMAN 3 Denpasar.

Selain itu, ada tim Fakultas Pertanian Universitas Udayana yang tergabung dalam Forum Peneliti Remaja Kota Denpasar. Mereka mengikuti Japan Design Invention Expo (JDIE) Tahun 2019 di Kota Tokyo, Jepang pada tanggal 13 hingga 23 Juni Mendatang.

Seluruh peserta lomba ini didampingi pembina memohon doa restu kepada Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (11/6/2019).

Rai Mantra mengatakan, kesempatan mengikuti lomba tingkat internasional ini harus dimanfaatkan siswa- siswi, karena menjadi jembatan menambah wawasan yang nantinya dapat berguna mendukung peran sebagai masyarakat global.

Sustainable Development (Pembangunan Berkelanjutan) di tengah masyarakat harus mulai didasari pemberdayaan riset seperti yang telah diterapkan di negara maju.

"Pemberdayaan riset yang sudah diterapkan anak- anak ini, tidak langsung dirasakan manfaatnya, tapi akan berproses, membentuk karakter serta kreativitasnya sehingga otomatis berimbas pada kualitas hidup di masa depan,” tuturnya.

Rai Mantra bangga atas pencapaian siswa- siswi ini dan mengucapkan selamat berlomba bagi para peserta.

Keikutsertaan siswa- siswi Kota Denpasar ini berlomba di tingkat internasional menjadi bukti bahwa pengembangan kecerdasan siswa di Kota Denpasar tidak hanya difokuskan di area akademis saja.

"Namun dapat beriringan dengan pengembangan siswa di kegiatan ekstrakulikuler khususnya bidang riset, ini sejalan dengan pembangunan berkelanjutan yang diharapkan mulai menyentuh riset sesuai tuntutan diera global,” ungkap Rai Mantra.

Pendamping Forum Peneliti Remaja Kota Denpasar, Wayan Ananta Wijaya mengatakan, event JDIE 2019 ini diselenggarakan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) bekerjasama dengan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA).

Kegiatan ini sebagai ajang unjuk inovasi dan invensi melalui produk kreatif siswa. Peserta dari Kota Denpasar ini terdiri dari 8 kelompok dengan menampilkan 8 produk penelitian. Pertukaran ide antar siswa lintas negara merupakan tujuan utama diadakannya lomba ini.

"Bisa dilihat anak- anak sudah siap untuk mengikuti ajang ini. Hasil akhir bukan menjadi tujuan utama, tapi pengalaman bagi anak- anak inilah yang dapat berguna bagi masa depan mereka," ujar Ananta.

Sementara, Ketua tim Peneliti Remaja Kota Denpasar, Cok Istri Sintawati bangga dapat berpartisipasi dan membawa nama Kota Denpasar dalam lomba penelitian tingkat internasional ini.

Mereka ada yang baru pertama kali megikuti ajang tingkat internasional, ada pula yang membawa penelitian lanjutan dari event sama tahun lalu. Produk inovasi ini diantaranya berupa obat anti depresi, contoh bahan anti peluru, biofoam (serupa sterefoam namun ramah lingkungan).

"Semoga dengan dukungan Bapak Walikota memberikan kami semangat untuk memberikan yang terbaik di Jepang nanti,” harapnya. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua