menu
search

Rai Mantra: Perkuat Desa Adat, Sudiana Kembali Pimpin MMDP Denpasar

Minggu, 19 Mei 2019 : 17.38
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra melantik pengurus MMDP Kota Denpasar 2019-2024
Denpasar - Setelah pengurus Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kota Denpasar Periode Tahun 2019-2024 ditetapkan melalui musyawarah mufakat kemudian dikukuhkan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Pengurus MMDP Kota Denpasar yang dipimpin kembali AA Ketut Sudiana dikukuhkan Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Saranam Royal Tulip, Baturiti Tabanan (19/5/2019).

Kegiatan lain dilaksanakan sarasehan dengan menghadirkan dua narasumber guna membahas isu sentral tentang Desa Adat/Pakraman yang terjadi di masyarakat.

Yakni I Wayan Butuantara dengan materi Pemberdayaan Kerta Desa dalam Penanganan Sengketa Adat serta I Nyoman Budiana dengan materi Pengendalian penduduk pindah datang dari persepektif toleransi.

Rai Mantra didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan, Keberadaan Desa Adat/Pakraman di Bali memang tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan masyarakat Bali.

Hal ini berkaitan erat utamanya mengenai keberadaan adat istiadat, budaya serta kearifan lokal Bali. Sehingga keberadaan Desa Adat di Bali, khususnya Kota Denpasar harus terus diperkuat seiring perkembangan arus modernisasi.

“Ditengah derasnya laju modernisasi saat ini, tentunya tantangan Desa Adat akan terus berkembang dan semakin kompleks, hal inilah diperlukan penguatan terhadap peran, fungsi dan arti Desa Adat itu sendiri di masyarakat sebagai benteng kebudayaan dan kearifan lokal di Bali,” ujar Rai Mantra.

Secara berkelanjutan Pemkot Denpasar sebagai upaya memperkuat Desa Pakraman terus mendukung eksistensi dari organisasi yang menaungi Desa Pakraman, termasuk MMDP ini.

Ke depan, diharapkan masyarakat adat di Bali dapat terus tumbuh serta adat istiadat, budaya serta kearifan lokal tetap lestari.

“Selamat bertugas kepengurusan yang baru, tentunya harus menjadi wahana pemecahan permasalahan adat di masyarakat serta senantiasa melaksanakan pembinaan SDM untuk selalu mendukung penguatan dan kemajuan desa adat,” demikian Rai Mantra.

Ketua MMDP Kota Denpasar periode 2019-2024, AA Ketut Sudiana mengatakan, MMDP Kota Denpasar merupakan sebuah forum yang mempertemukan seluruh bendesa adat di Kota Denpasar.

Dimana, forum ini menjadi wahana untuk mencari solusi bersama dalam memecahkan permasalahan yang rentan terjadi di desa adat. “Kami di MMPD senantiasa menginventarisasi permasalahan yang mungkin terjadi dan bersama kita carikan solusinya,” kata Sudiana.

Disinggung program lima tahun kedepan, Sudiana mengaku fokus kepada pengembangan yakni Penguatan desa Adat, Desa Adat sebagai penggerak perekonomian serta pemberdayaan SDM sehingga mampu bersaing .

Ketiga hal pokok tersebut difokuskan untuk pembangunan selama lima tahun kedepan, sehingga desa adat tetap eksis dan berkontribusi dalam pembangunan di Kota Denpasar. "Utamanya sebagai benteng dalam pelestarian adat istiadat, kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat,” imbuh Sudiana. (riz)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua