Presiden Jokowi Sebut Kutuh Jadi Percontohan Pemanfaatan Dana Desa

Jumat, 17 Mei 2019 : 20.32
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung
Badung - Presiden Joko Widodo mengungkapkan keberhasilan Desa Kutuh di Kabupaten Badung dalam pemanfaatan dana desa untuk pengembangan desa wisata olahraga sport tourism yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa menjadi percontohan desa lain di Tanah Air.

Didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Jokowi langsung meninjau pengembangan desa wisata yang menitik beratkan pada pengembangan wisata olahraga (Sport Tourism) berupa Kampung Bola Internasional dan wisata paralayang di Desa Kutuh, Badung, Jumat (17/5/2019).

Dia menyampaikan apresiasin atas keberhasilan Desa Kutuh dalam memanfaatkan dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Ini yang merupakan salah satu desa yang berhasil betul memanfaatkan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat, dengan mengembangkan kelebihan yang dimiliki, yakni desa wisata yang konsentrasinya sport tourisme," tukas Jokowi.

Disebutkan, desa menyewakan lapangan bola untuk latihan, untuk kompetisi internasional, untuk paralayang yang setahun bisa menghasilkan Rp 800 juta. "Dengan begitu, desa sendiri memiliki revenue per tahun Rp 50 miliar. Coba bayangkan," puji Jokowi.

Kepala Negara mengharapkan, pengembangan ini bisa ditiru desa-desa lain di Indonesia, sehingga pemanfaatan dana desa bisa tepat sasaran dan tepat guna. "Ini yang bagaimana dana desa itu bisa men-trigger ekonomi, sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya," sambungnya.

Langkah Desa Kutuh, sejatinya bisa di-copy (ditiru,,red) di tempat-tempat lain, seperti Sumatera dan Jawa yang memiliki kemiripan. "Ini bisa sebagai sebuah model keberhasilan manajemen pengelolaan dana desa untuk kemanfaatan masyarakat " ungkap Jokowi.

Bendesa Adat Desa Kutuh Made Wena menyampaikan sebelumnya, Kutuh merupakan desa miskin. Setelah mendapat dana desa yang dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumda), kini Kutuh menjadi desa wisata‎ yang sukses meningkatkan perekonomian warga serta menarik minat wisatawan.

Salah satu kawasan yang potensinya dikembangkan menjadi sport tourism yakni kawasan Gunung Payung, dimana masyarakat adat memiliki lahan seluas ± 16 Ha, untuk dijadikan lapangan bola dan paralayang yang lokasinya bersebelahan.

Selain kawasan Pantai Gunung Payung, Wena juga menyampaikan desanya memiliki Pantai Pandawa yang dalam kurun waktu tiga tahun, mampu menjadi destinasi terbanyak yang dikunjungi oleh wisatawan domestik, serta peringkat 5 untuk tingkat nasional. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru