menu
search

Pertamina Prediksi Konsumsi Avtur di Bandara Ngurah Rai Capai 2.425 KL

Sabtu, 25 Mei 2019 : 09.00
Suplai avtur di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai/dok.
Denpasar - Pertamina telah menyiagakan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai Bali. Pertamina memprediksi konsumsi avtur saat Satgas RAFI akan naik menjadi 2.425 KL, dari rata-rata konsumsi normal 2.265 KL per hari.

"DPPU Ngurah Rai memiliki fasilitas 7 tangki timbun dengan kapasitas 24.300 KL yang disupply dari Refinery Unit IV Cilacap serta Refinery Unit V Balikpapan, Unit Manager Communication & CSR MOR V-Jatimbalinus Rustam Aji dalam keterangan tertulisnya, Jumat 24 Mei 2019.

DPPU Ngurah Rai juga dilengkapi 7 unit Refueler yang selalu siaga untuk memenuhi kebutuhan penerbangan baik domestic maupun internasional. Selain di DPPU Ngurah Rai, Terminal BBM Manggis juga memiliki tangki penyimpanan Avtur dengan kapasitas 40.000 KL.

Di pihak lain, Rustam menambahkan, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM & LPG masyarakat pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 2019 yang salah satunya dengan mensiagakan satgas selama 24 jam.

Guna kelancaran proses distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPH Migas, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, dan juga mitra Pertamina seperti Hiswana Migas.

Untuk konsumsi LPG di Bali, diprediksi akan ada peningkatan sebesar 3% untuk LPG 3 Kg dari rata-rata konsumsi harian sebesar 630 MT (metric ton) per hari. Pertamina telah meningkatkan ketersediaan stok elpiji yang normalnya selama 3-4 hari, menjadi 4-7 hari dengan menambah stok di Depo Manggis-Karangasem dan Depo Sanggaran-Denpasar.

Pertamina juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur LPG, untuk mengaktifkan Agen dan Pangkalan Siaga, yang tetap buka melayani di hari libur. Di Bali, jumlah Agen Siaga mencapai 22 agen untuk LPG 3 kg, dan Pangkalan Siaga LPG 3 kg mencapai 108 pangkalan, termasuk SPBU yang menyediakan LPG 3 kg.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina di nomor 135 atau 1500-000. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua