menu
search

Kesiapan Angkutan Lebaran, Otban Inspeksi Keamanan Penerbangan Bandara Ngurah Rai

Selasa, 14 Mei 2019 : 21.46
Inspeksi keamanan pernerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Badung - Mengantisipasi tingginya lonjakan lalu lintas penerbangan, serta untuk menjamin keamanan penerbangan, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai beserta Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV menggelar inspeksi keamanan penerbangan dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran 2019.

Libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah awal bulan Juni mendatang, berimbas pada naiknya lalu lintas penerbangan secara drastis, tidak terkecuali di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

Kegiatan berlangsung selama Senin-Rabu (13-15/05) dihadiri sejumlah instansi komunitas bandar udara, di antaranya Kantor Bea Cukai, Kantor Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Airnav, serta sejumlah maskapai.

Rangkaian kegiatan dimulai pembukaan oleh Airport Security Department Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, I Made Sudiarta.

Sudiarta dalam sambutannya, mewakili General Manager Haruman Sulaksono mengungkapkan, Inspeksi dan audit ini merupakan bagian dari upaya perbaikan di dalam bidang keamanan penerbangan, sehingga penerbangan dari dan ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai bisa dijamin keamanannya secara baik.

“Jika dalam inspeksi ini nantinya ditemukan temuan yang perlu dibahas bersama, maka akan segera ditindaklanjuti sehingga di dalam angkutan Lebaran 2019 dapat berjalan dengan baik dan lancar,” jelas Sudiarta.

Inspeksi kali ini, agak berbeda dengan inspeksi yang biasa dilakukan, karena harus menetapkan target atau due date untuk mitigasi, jika ada hal yang ditemukan di lapangan,” tambah Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Martinus Hutasoit.

Martinus mengapresiasi koordinasi yang telah berjalan dengan baik. “Unit Airport Security telah melakukan banyak perubahan, terutama dalam koordinasi. "Jika koordinasi dapat berjalan dengan baik, mitigasi dapat dilakukan secara cepat,” lanjut Martinus.

Pihaknya mengharapkan, masing-masing stakeholder untuk dapat mempersiapkan dokumen dan operasional guna keperluan inspeksi. Kemudian dari airline diharapkan juga untuk melakukan peningkatan agar sesuai dengan Airline Security Programme (ASP).

Serta dari CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine), untuk dapat mendukung kegiatan ini, sehingga kolaborasi dalam keamanan bandar udara ini dapat berjalan dengan baik,” tutup Made Sudiarta.

Inspektur Keamanan Penerbangan melakukan tinjauan terhadap sejumlah dokumen terkait keamanan bandar udara, inspeksi terhadap personel keamanan bandar udara melalui wawancara, serta inspeksi langsung terhadap peralatan dan infrastruktur keamanan bandar udara.

Menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali akan menggelar posko terpadu angkutan udara Lebaran, yang akan beroperasi mulai tanggal 29 Mei hingga 13 Juni 2019 selama 24 jam.

Posko ini akan didukung oleh sejumlah instansi anggota komunitas bandar udara, serta bertujuan untuk memantau operasional bandar udara agar dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2019. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua