menu
search

Kampanye Perangi Sampah, Musisi Jerman Ramaikan Konser Amal untuk Ibu Pertiwi

Sabtu, 11 Mei 2019 : 00.30
Wisatawan asing antusias menyaksikan konser amal untuk ibu pertiwi digelar Karangasem
Karangasem - Konser amal untuk Ibu Pertiwi digelar guna mengkampanyekan kepedulian lingkungan dalam memerangi sampah plastik yang disemarakkan kehadiran musisi Jerman.

Acara dihadiri puluhan anggota dan para pencinta lingkungan baik lokal maupun international, serta Ketua Trash Hero Budi. Trash Hero, Mengadakan acara konser mengangkat tema cinta Ibu Pertiwi di Ashyana Candidasa Beach Resort Candidasa, Kamis 9 Mei 2019.

Acara didukung musisi music akustik dari German, Mo Joh yang membawakan musik pesan pesan untuk menjaga Ibu Pertiwi. Selain itu, pesan tidak membuang sampah plastik penggunaan plastik sekali pakai.

Kegiatan dihadiri 50 undangan yang antusias mengikuti dan menikmati lagu lagu untuk Ibu Pertiwi. Musisi yang telah keliling dunia untuk mengedukasi alam melalui lagu. Semua lagu yang dibawakannya menyentuh hati penonton.

Kegiatan mendapat dukungan penuh BPC PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia) dan BPC IHGMA (Indonesian Hotel Gemenar Manager Assocation) yang sejak awal mendukung penuh Pergub Bali tentang penggunaan plastik sekali pakai.

Dalam aturan itu, meminimalkan penggunaan air kemasan minum dengan botol plastik sehingga dapat meminimalkan sampah plastik. Pada akhirnya mengurus sampah organik sangat mudah didaur ulang oleh alam seperti menjadi kompos dan lainnya.

Ketua BPC PHRI Karangasem I Wayan Kariasa mengungkapkan pariwisata adalah yang paling sensitif dengan isu lingkungan. "Ini menjadi skala prioritas bagi PHRI dan IHGMA dalam menjaga mengambil aksi ini," kata Kariasa.

Karena itu, jajaran pegawai, keluarga akan memberikan hal yang terbaik untuk pariwisata yang menjadi prioritas ekonomi di Bali dan Karangasem khususnya. "Kami mendorong dan bekerjasama maksimal dengan organisasi organisasi kemasyarakatan yang punya kepedulian dengan lingkungan," tegas Kariasa.

Hal ini, juga sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Karangasem bebas sampah plastik. Pariwisata di Karangasem mengandalkan alam sepert Gunung dan pantai. "Menjadi tanggungjwab kita bersama, karena pariwisata itu bukan semata-mata ekonomi," katanya.

Tentunya, dengan keterlibatan langsung dari karyawan hotel maupun restoran akan membawa efek terhadap perekonomian seperti pertanian. kerajinan, budaya, seni dan banyak lainnya.

Trash Hero juga menyampaikan pentingnya mengedukasi masyarakat utamanya anak-anak sekolah sehingga sejak dini memahami bahaya sampah plastik. Dengan begitu, mereka dapat dengan sendiri melakukan sejak dini untuk peduli lingkungan. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua