menu
search

Gelar Pasar Murah, Pemkot Denpasar Ingin Jaga Kestabilan Harga

Selasa, 14 Mei 2019 : 05.00
Pemkot Denpasar gelar pasar murah
Denpasar - Untuk menekan kenaikan dan menjaga kestabilan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri Pemerintah Kota Denpasar menggelar Pasar Murah secara berkelanjutan di seluruh kecamatan di Denpasar.

Pasar murah dilatarbelakangi bahan kebutuhan pokok sering mengalami peningkatan bahkan menciptakan inflasi menjelang hari raya. Setelah di kawasan Kecamatan Denpasar Utara dan Timur kali ini Pasar Murah di laksanakan di Jalan Gelogor Carik Desa Pemogan Denpasar Selatan, Senin (13/5/2019).

Plt. Kadis Disperindag Kota Denpasar IB Anom Suniem mengatakan, Pasar Murah ini untuk menekan kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Sehingga dalam Pasar Murah ia memastikan bahan kebutuhan pokok dalam Pasar Murah harganya sangat terjangkau dan terbilang sangat murah di bandingan harga di pasaran," ucap Anom.

Seperti halnya beras C4 yang 5 kg di pasaran dijual Rp 55 ribu dalam Pasar Murah ini masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 50 rb saja. Tidak hanya itu masyarakat di Pasar Murah ini juga bisa membeli bawang putih dengan harga Rp 39 ribu.

Hal itu terjadi karena kerjasama dengan distributornya seperti Perum Bulog PT Perusahan Perdagangan Indonesia, Hiswana Migas, PT Halus Ciptanadi, Pertamina, PT GIEB Indonesia, PT Tiara Dewata, Bu Komang Pedagang Buah, CV Ayu Nadi, Level 21.

"Dengan dilaksanakan Pasar Murah saya berharap dapat menekan kenaikan harga pada Hari Raya Idul Fitri. Serta menekan terjadinya inflasi di Kota Denpasar," harapnya.

Anom mengatakan, Pasar Murah dilaksanakan 8 kali Pasar di seluruh Kecamatan di Kota Denpasar secara berkelanjutan. Ia mengatakan kegiatan ini juga untuk menekan inflasi sehingga pihaknya dalam kegiatan ini berkolaborasi dengan TPID Kota Denpasar.

Selain itu agar dalam Pasar Murah masyarakat tidak menggunakan kantong plastik, sehingga dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan IWAPI Kota Denpasar untuk memberikan tas ramah lingkungan kepada para pembeli.

Salah Satu Pembeli asal Gelogor Carik, Memei mengaku harga dalam Pasar Murah ini terbilang murah dibandingkan di pasar. Seperti halnya minyak goreng bisa membeli dengan harga Rp 11 ribu untuk kemasan 1 kg, mentega Rp 9 ribu dan lain sebagainya.

"Harganya sangat terjangkau saya harapkan Pemerintah melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan khususnya setiap hari raya," ujarnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua