menu
search

AMSI Ingin Media Siber Sajikan Berita Sehat dan Mengedukasi Publik

Minggu, 19 Mei 2019 : 00.00
Wakil Guberur Jatim Emil Dardak turut memberikan sambutan dalam seminar AMSI Jatim
Surabaya - Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, Arief Rahman menaruh harapan agar media siber dapat menyajikan berita-berita yang sehat, akurat dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pemberitaan dan informasi yang bohong atau hoax di masyarakat, kerap merusak sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memicu sosial distrust.

"Informasi yang tidak akurat adalah sampah dan racun yang membuat krisis pada masyarakat, dan mempercepat keruntuhan sosial," kata Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, Arief Rahman dalam seminar nasional media siber dengan tema 'good journalism vs hoax di era post-truth' di Surabaya, Sabtu (18/5/2019).

Digelarnya seminar, sebagai bentuk keprihatinan AMSI Jawa Timur akan mambanjirnya berita dan informasi bohong atau hoax di masyarakat. "Konsumsi berita bohong sama saja memberi racun ganas pada masyarakat yang akan melumpuhkan sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," terangnya.

Akibat informasi hoax yang disajikan pihak-pihak tidak bertanggungjawab dan lebih mengedepankan kepentingan kelompok maupun golongan, telah merusak kerukunan sosial di tengah-tengah masyarakat.

"Masyarakat terbelah, kerukunan rusak, saling curiga.Ini memicu sosial distrust, menghancurkan modal sosial sebagai perekat bangsa," tegas Arief. Karena itulah AMSI Jatim, lanjut Arief, concern menjadikan media siber sebagai pelopor penyedia informasi, konten yang sehat, berita yang akurat serta terverifikasi.

"Tugas dan fungsi AMSI menjadikan media siber yag baik dan menyajikan berita yang sehat, akurat serta bermanfaat mengedukasi masyarakat," tutupnya. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua