Aksi Bersihkan Sampah Plastik dan Lepas Tukik di Pantai Kuta

Rabu, 01 Mei 2019 : 01.30
Jakarta- Tiket.com bekerja sama dengan Trash Hero Indonesia dan Kuta Beach Sea Turtle Conservation Center (KBSTCC) menginisiasi gerakan Coastal Clean Up di Pantai Kuta, Bali.

Aksi digelar 27 April 2019 pagi dan dalam kurun waktu 15 menit, sebanyak 222 kg sampah non-organik berhasil dikumpulkan. Semua sampah itu akan dibawa ke TPA untuk didaur ulang. Acara ini melibatkan lebih dari 500 orang bersama-sama melakukan pembersihan sampah di sekitar Pantai Kuta.

Co-Founder dan CMO tiket.com Gaery Undarsa menyatakan dukungannya dalam memajukan pariwisata Indonesia dan merasa bertanggung jawab untuk turut membantu melestarikan serta menjaga tempat pariwisata Indonesia.

Melalui gerakan pembersihan sampah secara kolektif,  tiket.com ingin memberikan kontribusi kepada tempat pariwisata yang menjadi bagian dari salah satu daerah fokus 15 destinasi wisata branding yang digarapnya bersama Kementrian Pariwisata Indonesia dalam payung program yang bertajuk #tiketWonderfulIndonesia yaitu Bali.

Melibatkan Balai Konservasi Penyu Kuta, tiket.com melanjutkan kegiatan Corporate Social Responsibility dengan pelepasan bayi penyu ke laut.

Melalui kegiatan tersebut, I Gusti Ngurah Tresna Ketua Kuta Beach Sea Turtle Conservation Center, menyampaikan kepada seluruh partisipan tentang pentingnya menjaga kebersihan laut guna menjaga kelestarian penyu serta berbagai biota laut lainnya.

Tukik yang dilepas nantinya akan mulai mencari makanan pertamanya setelah 60 jam berenang di laut dan akan memakan apapun yang ditemukan bahkan benda plastik.

Penumpukan sampah di laut menjadi ancaman untuk para bayi penyu tersebut.

"Semoga kesadaran untuk menjaga kebersihan laut dari sampah bisa membuat harapan hidup penyu bisa lebih panjang dan membuat ekosistem bawah laut menjadi lebih terjaga,” ujar Tresna.

Gaery menambahkan, kegiatan CSR ini, untuk menjaga lingkungan di tempat pariwisata ini tidak akan berhenti sampai sini saja.

“Kami akan terus melakukan kegiatan lain yang bisa membantu pelestarian dan memperindah tempat wisata di Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta untuk menjaga keindahan alam,” tutup Gaery. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru