Wagub Cok Ace Soroti Keamanan Wisatawan di Atraksi Alam Wahana Wisata

Jumat, 05 April 2019 : 06.00
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memimpin rapat evaluasi Pariwisata Bali tahun 2018-2019 di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (4/4).
Denpasar - Keberadaan wahana Swing atau ayunan yang sedang marak di Bali mulai mendapat sorotan berkaitan sisi keamanan maupun perlindungan asuransi bagi wisatawan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memimpin rapat evaluasi Pariwisata Bali tahun 2018-2019 di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (4/4/2019).

Rapat dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Bali AA Gede Yuniartha, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, perwakilan ITDC Bali, DPD ASITA Bali serta Ketua Badan Promosi Pariwisata Kabupaten/Kota, Cok Ace mengevaluasi beberapa hal.

“Yang pertama adalah atraksi alam, saya ingin menyoroti keberadaan wahana Swing atau ayunan yang sedang marak. Saya ingin mempertanyakan keamanan wahana tersebut, apakah perusahaan sudah menyiapkan asuransi untuk para turis?,” ucap Wagub Cok Ace.

Dikatakan,beberapa atraksi alam di objek wisata dengan panorama alam yang kurang keamanannya. “Seperti kemaren ada wisatawan Tiongkok yang sampai terseret arus di pantai, ke depan saya harap unsur keamanan lebih ditingkatkan lagi,” harap mantan Bupati Gianyar itu.

Untuk atraksi budaya, Cok Ace cukup menyayangkan begitu banyak even besar di Bali yang tidak terekspos di majalah internasional.

“Harusnya even-even itu bisa menjadi ajang promosi pariwisata, mungkin anggaran tahun ini tidak begitu besar untuk promosi pariwisata, tapi tahun depan kita tingkatkan,” imbuh tokoh Puri Ubud ini.

Dana promosi tersebut, ia menambahkan diperuntukkan untuk mengikuti even-even internasional juga, sehingga promosi pariwisata Bali lebih maksimal. Hal terakhir dia tekankan tentang Aminities. Pemprov Bali akan menggunakan system One Island One Management, jadi akan diberlakukan system tata kelola pariwisata yang terpadu.

“Setiap wilayah akan ditonjolkan potensi masing-masing wisatanya untuk menunjang pariwisata Bali. Untuk menunjang tersebut, maka sarana prasarana serta infrastruktur akan kami tingkatkan,” ujarnya.

Guna menunjang hal tersebut, ia mengharapkan peran dan partisipasi aktif semua pihak terutama pemerintah kabupaten/kota terkait kebutuhan mereka di bidang pariwisata. Pemprov akan mencoba memfasilitasi baik berupa regulasi maupun pendanaan. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru