Sekda Bali Sebut UNKB Terkendala Jumlah Sarana Komputer

Selasa, 02 April 2019 : 21.30
Sekda Provinsi Bali meninjau pelaksanaan UNKB di Denpasar
Denpasar - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Bali masih mengeluhkan adanya kendala jumlah sarana komputer. Tercatat sebanyak 29.683 siswa dari 178 SMA/ SMK Negeri dan Swasta se-Bali mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak Senin 1 April 2019.

Jumlah siswa masing-masing sekolah tidak berimbang dengan fasilitas komputer yang tersedia. Akibatnya, setiap sekolah membagi jumlah siswa menjaga 3 tahap, sehingga mereka terbagi menjadi kelas pagi, kelas siang dan kelas sore.

Seperti nampak di beberapa sekolah di Denpasar, khususnya SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Denpasar, jumlah siswa yang mencapai 298 hanya memiliki ketersediaan 120 komputer, namun mereka terbagi menjadi tiga (3) tahap.

Ketersediaan sarana komputer yang tidak seimbang jangan sampai menjadi penghalang bagi siswa dalam mengikuti UNBK

"Namun sebaliknya mereka mampu membagi waktu sehingga lebih mempersiapkan fisik dan psikis untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer ini", ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat melakukan kunjungan ke SMA Negeri 3 Denpasar serangkaian mengecek kondisi dan kesiapan UNBK, Selasa (2/4/2019).

Indra didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Sugiada, saat melakukan kunjungan ke SMA Negeri 3 Denpasar serangkaian mengecek kondisi dan kesiapan UNBK.

Ketidakseimbangan antara jumlah siswa dengan sarana komputer yang tersedia dalam menghadapi ujian ini harus di evaluasi setiap tahunnya, sehingga dapat diperbaiki secara perlahan.

Namun untuk meminimalisir kendala dan permasalahan lebih fatal, masing-masing sekolah wajib menyiapkan komputer cadangan. Nantinya, komputer dapat dimanfaatkan apabila terdapat komputer yang mengalami gangguan saat ujian berlangsung. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru