Menang Besar di Pemilu, Inilah Alasan Masyarakat Bali Pilih Jokowi

Selasa, 23 April 2019 : 06.34
Ketua Semeton Jokowi Bali I Gusti Agung Putri Astrid (Gung Putri)
Denpasar - Kemenangan besar pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bali yang diklaim mencapai 92,53 persen versi hitung cepat tak bisa dilepaskan dari besarnya dukungan masyarakat akan figur Jokowi yang diyakini bisa menjaga kebhinekaan di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Ketua Semeton Jokowi Bali, I Gusti Agung Putri Astrid saat acara syukuran pemilu damai dan kemenangan Jokowi Amin di Jalan Mertasari, Sidakarya, Denpasar, Senin (22/4/2019) malam.

Menurut Astrid, sejak tahun 2014, kecintaan kepada Jokowi ditunjukkan oleh masyarakat Bali, termasuk dengan kelahiran relawan Semeton Jokowi.

"Masyarakat Bali sangat mencintai beliau, kemenangan besar di Bali itu sekaligus angka harapan, bahwa kita berharap Jokowi agar tetap menjaga Bali," tegas caleg DPR RI dari PDI Perjuangan itu.

Karena itulah, bersama relawan lainnya, Semeton Jokowi bergerak, menggalang dukungan masyarakat sehingga pada 17 April lalu, bisa menggunakan hak pilih, mendukung pasangan nomor urut 01 mencapai suara signifikan.

Besarnya, suara perolehan Jokowi, kata Astrid, hal itu sangat mengejutkan dan menandakan bahwa Jokowi memang dikehendaki masyarakat Bali untuk memimpin negeri ini.

"Kami sejak tahun 2014 bukan hanya kerelawanan saja tetapi mengawal Jokowi, mudah-mudahan lima tahun kedepan, akan mengawal kembali Jokowi," tegas aktivis perempuan itu.

Hal mendasar yang membuat masyarakat kagum dan begitu percaya kepada figur Jokowi, sambung Astrid, karena mantan Wali Kota Solo itu, dalam menjalankan politik, melibatkan partisipasi semua orang.

"Pak Jokowi benar-benar menjalankan politik gotong royong, Jokowi telah membuktikan politik gotong royong dengan mengajak seluruh masyarakat," tandas Gung Putri, sapaannya.

Pihaknya bersyukur, kerja keras relawan, caleg dan semua kader PDI Perjuangan bisa membawa kemenangan Jokowi di Pulau Seribu Pura ini.

"Aura kemenangan ini, harus dijaga, maka syukuran semacam ini, harus dilakukan tempat lain, sebab dalam perhitungan suara sekarang ini, ada hal-hal tak terduga bisa saja terjadi, bagaimana kita semua menjaga quick count menjadi real count," kata Astrid mengingatkan.

Syukuran itu digelar, untuk mengingatkan bahwa calon presiden atau pemimpin yang benar adalah pemimpin yang bekerja keras dan membela rakyatnya.

Dukungan luas masyarakat terhadap Jokowi saat Pemilu 17 April lalu, tidak hanya diberikan masyarakat Bali (Hindu) namun juga para warga muslim dan masyarakat lainnya di Bali.

Untuk itu, Astrid mengajak seluruh masyarakat agar terus menjaga dukungan kepada Jokowi dan tetap menjaga semangat kebhinekaan di Pulau Bali.

Hal sama disampaikan tokoh masyarakat Sidakarya, I Wayan Suadi Putra, bahwa dukungan kepada Jokowi karena apa yang dilakukannya selama ini, dirasakan nyata oleh masyaarakat.

"Program beliau, sangat menyentuh masyarakat Sidakarya," tegasnya sembari memberikan contoh dukungan pemerintah pusat terhadap penataan pasar di Sidakarya, pantai dan lainnya.

Menariknya, kemenangan PDIP dan para caleg termasuk dirinya yang diyakini kembali melenggang di kursi DPRD Kota Denpasar, adalah karena efect Jokowi. "Efect Jokowi yang terbukti nyata bekerja, untuk rakyat berimbas kepada kepercayaan masyarakat kepada kami di Pemilu," imbuh Putra. (rhm)

Rekomendasi