Kapal Selam KRI Alugoro 405 Perkuat Alutsista TNI AL

Jumat, 12 April 2019 : 01.30
Prosesi peluncuran Kapal Selam ke-3 Diesel Elektrik Sub Marine KRI Alugoro 405 di PT PAL Indonesia/dispen lantamalv
Surabaya - Kapal Selam Diesel EIectric Submarine U209/1400 produksi PT PAL yang diberi nama KRI Alugoro - 405 resmi memperkuat Alutsista TNI Angkatan Laut.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V), Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Edwin menghadiri kunjungan kerja Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacud (Menhan RI) dan Nora Ryamizard Ryacud beserta rombongan, dalam peluncuran Kapal Selam Ke-3 Diesel Elektrik Sub Marine (DSME) di PT. PAL Indonesia Jl. Hangtuah, Ujung, Semampir, Surabaya, Kamis (11/4/2019).

Pejabat hadir diantaranya, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Kasal), Kwang Seuk Kim (Presiden Direktur DSME), Budiman Saleh (Dirut PT. PAL Indonesia Persero), Laksda TNI DR. Didit Herdiawan M.P.A,.M.B.A (Kasum TNI dan Undangan lainnya.

KRI Alugoro-405 ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah permukaan air, mampu berlayar lebih dari 50 hari. Kapal canggih ini dapat menampung lebih dari 40 kru kapal di tambah satu tim pasukan elit TNI AL untuk menunjang fungsi operasinya.

Nama Alugoro diambil dari nama sebuah senjata pemukul yang di miliki oleh tokoh pewayangan Prabu Baladewa, senjata tersebut berupa Gada yang yang digunakan olah para kesatria atau bangsawan lainnnya.

Kekuatan senjata ini adalah dengan sekali pukul dapat menghancurkan kepala orang yang dipukulnya.

Senjata ini sakti karena pemberian dari Dewa yaitu Batara Guru sebagai hadiah pada waktu menikah dengan Dewi Erawati. Berbeda dengan KRI Nagapasa – 403 dan KRI Ardadedali - 404, KRI Alugoro – 405 adalah kapal selam yang pertama yang di rakit secara lokal di fasilitas PT PAL Surabaya.

Ini merupakan kontribusi positif bagi kemajuan industri pertahanan terutama PT PAL dalam rangka proses alih tehnologi menuju kelandirian produksi dalam negeri di bidang tehnologi pengembangan alutsista TNI.

Telah mengirimkan pekerja ke Korea Selatan dalam mempelajari pembuatan kapal selam, dan tahun depan telah menekan kontak dengan Kemhan dan akan membuat 3 unit Kapal Selam dan sudah berjalan 1 unit Kapal Selam di hanggar masih dalam tahap pembuatan.

Berharap PT. PAL Indonesia dapat memberikan sumbangsih kepada negara dalam memperkuat pertahanan negara Indonesia khususnya dalam bidang kemaritiman.

"Ini merupakan peluncuran terbesar antara investor dan PT. PAL Indonesia dan transfer teknologi guna meningkatkan kinerja PT. PAL Indonesia sehingga mampu membuat Kapal Selam secara mandiri," kata Menhan Ryamizard.

Perkembangan industri Indonesia merupakan kemajuan bangsa Indonesia dalam membuat Alutsista modern sehingga kehadirannya dapat menjaga kedaulatan bangsa Indonesia, khususnya menambahkan kekuatan TNI AL dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia.

"Pertahanan Indonesia sudah masuk ke urutan ke 10 besar di Dunia, mengharapkan dengan masuknya Kapal Selam ini dapat memberikan efek besar terhadap pertahanan di mata Dunia," sambungnya.

Indonesia merupakan negara kemaritiman terbesar di Dunia, yang memiliki SDA yang banyak, ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang berkomitmen untuk membangun negara maritim di Indonesia.

"Semoga kedepannya Indonesia terus meningkatkan kerja sama dengan negara luar dan terus meningkatkan Alutsistanya sendiri dan dapat menjual Alutsistanya ke negara-negara tetangga," harap Ryamizard.

Kepada Prajurit agar menjaga Alutsista ini dengan sebaik-baiknya aga masa pakai Kapal Selam ini bisa di gunakan dengan jangka waktu yang lama. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru