menu
search

Hujan Abu Vulkanik Gunung Agung Guyur Kota Denpasar

Minggu, 21 April 2019 : 15.26
Erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali/bpdb karangasem
Denpasar - Sejumlah lokasi di Kota Denpasar turut terdampak abu vulkanik pascaerupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali.

Erupsi Gunung Agung terjadi Minggu (21/4) pukul 03.21 Wita. Diketahui, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ini teramati setinggi kurang lebih 2.000 Meter di atas kawah puncak dan berhembus ke arah barat daya.

Beberapa wilayah kabupaten/kota di Bali terdampak hujan abu, tak terkecuali Kota Denpasar, juga ikut terpapar. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, I.B Joni Ariwibawa membenarkan di beberapa wilayah Kota Denpasar telah terjadi hujan abu akibat erupsi Gunung Agung.

Hal ini lantaran angin berhembus ke arah barat daya. Sehingga beberapa wilayah di Kota Denpasar turut terdampak hujan abu. “Beberapa wilayah Denpasar turun hujan abu akibat erupsi Gunung Agung,” ungkapnya.

Guna menghindari adanya gangguan kesehatan yang mungkin ditimbulkan akibat hujan abu ini. BPBD Kota Denpasar turut menghimbau masyarakat untuk menggunkan masker saat beraktivitas. Pasalnya, partikel abu vulkanik sangat kecil dan berbahaya jika memasuki saluran pernafasan.

Petugas membagikan masker di Kota Denpasar
Pihaknya menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker dalam melaksanakan aktifitas, sehingga dapat meminimalisir partikel abu vulkanik yang masuk ke saluran pernafasan.

Joni berharap masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat saat ini memasuki bulan-bulan dimana angin berhembus ke arah barat daya. Jika Gunung Agung kembali mengalami erupsi, tidak menutup kemungkinan wilayah Kota Denpasar kembali akan terdampak hujan abu.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama untuk selalu memaksimalkan langkah antisipasi, karena saat ini angin dominan berhembus ke arah barat daya,” katanya meningatkan.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta selalu menyiagakan masker. Kalaupun ada hal-hal yang kiranya darurat dapat menghubungu Call Canter 112. (des)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua