menu
search

Gubernur Koster Ingin Jadikan Wantilan Sebagai Titik Temu Budaya Bali

Kamis, 11 April 2019 : 07.22
Gubernur Bali I Wayan Koster meluncurkan wi fi gratis di Wantilan Pura Puseh Dauh Waru, Jembrana
Jembrana- Dengan menyiapkan akses wifi gratis di seluruh pelosok Gubernur Bali Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan keberadaan wantilan di desa bisa menjadi titik temu budaya Bali.

Peluncuran akses Wi-Fi gratis yang ditandai penekanan sirine tersebut digelar di Wantilan Pura Puseh Desa Dauh Waru, Kabupaten Jembrana Rabu 10 April 2019.

Kini, sebagian besar wantilan desa adat akan dipasang Wi-Fi gratis. Dengan adanya akses Wi-Fi gratis ini, diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat tatanan masyarakat.

"Agar wantilan jadi  titik temu budaya Bali 'Balinese Culture Meeting Point'," tegas Koster dalam sambutannya di acara bertajuk  “Launching Access Free Wifi menuju Bali Smart Island”.

Adanya akses Wi-Fi, diharapkan, bisa membantu meningkatkan perekonomian, kepariwisataan, memperkuat budaya, kesehatan, dan pengetahuan sesuai dengan potensi lokal dan wawasan global serta dinamika jaman.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menegaskan, ketersediaan infrastruktur informasi ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan ''Bali Smart Island''. "

Akses Wi-Fi gratis ini diharapkan dapat menyentuh seluruh komponen masyarakat, baik itu desa adat, objek pariwisata, puskesmas, maupun sekolah baik dari tingkat SD hingga SMA/SMK, semuanya harus dapat untuk mendukung revolusi industri 4.0, mendukung Bali Era Baru," tandas Koster.

Dia berharap, nantinya akan tercipta pemerataan akses informasi dan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Bali, khususnya di desa adat.

Bupati Jembrana Putu Artha mengungkapkan, internet menjadi kebutuhan penting generasi terkini, sehingga program ini bisa meningkatkan pergerakan serta mengurangi kesenjangan digital di pelosok desa.

Ia berharap akses internet bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik dan benar, tidak untuk hal-hal negatif. "Mari jaga dan pelihara bersama," harapnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika Provinsi Bali Nyoman Sujaya menyampaikan layanan Wi-Fi gratis telah dimulai pada 2018 di 311 titik.

Pemasangan Wi-Fi itu dilakukan secara bertahap dan pada 2020 dicanangkan telah terpasang sekitar 4.157 titik di seluruh Bali.

Pada 2019, Pemprov Bali menargetkan sasaran 1.825 akses poin dengan lokasi penempatan di wantilan desa adat sejumlah 1.371 akses poin, puskesmas sejumlah 107 akses poin, objek wisata sejumlah 203 akses poin, SMA/SMK/SLB sejumlah 132 akses poin, serta area publik 12 titik. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua