Dewan Pers: Verifikasi Media Wujudkan Pers yang Profesional

Jumat, 05 April 2019 : 10.04
Ketua AMSI Kalimantam Barat Kundori berikan keterangan pers
Pontianak - Dewan Pers terus melakukan kunjungan ke daerah-daerah dalam rangka melakukan verifiksi kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) maupun perusahaan pers dalam upaya mewjudkan pers yang profesional.

Saat ini, dalam menuju stakeholder atau konstituen Dewan Pers, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat diverifikasi Dewan Pers di Sekretariat AMSI Kalbar di Kampoeng English Poernama Jl. Purnama Agung 7, Komplek Pondok Agung Permata No Y37-38 Pontianak pada Kamis (4/4/2019) malam.

Anggota Dewan Pers Ratna Komala dan Anthonius Jimmy Silalahi serta didampingi beberapa pegawai sekretariat Dewan Pers disambut Ketua AMSI Kalbar Kundori dan Sekretaris Teguh Imam Wibowo dan pengurus lainnya.

Kelengkapan organsisasi AMSI, mulai dari kelengkapan kantor hingga anggota AMSI Kalbar diperiksa seksama. Demikian juga, dokumen-dokumen pendirian perusahaan pers pun tak luput dari pemeriksaan.

Jimmy mengungkapkan, "Dewan Pers sebagai lembaga independen yang menaungi media di Indonesia, ingin menjalankan amanah masyarakat, mendorong komunitas media menjadi media yang profesional".

"Banyak sekali media yang didirikan tapi sebenarnya dalam akta pendiriannya, jenis usahanya lain, semisal kontraktor atau perdagangan," tuturnya. Untuk itu, Jimmy meminta agar akta pendirian itu harus sama dengan bidang usahanya, media atau pemberitaan.

Menurutnya, saat ini banyak media cetak atau koran juga mengembangkan multi platform seperti online tapi dalam akta perusahaan masih banyak perusahaan pers cetak. "Jadi, kami sarankan bisa ada perubahan akta pada pasal 3," saran Jimmy.

Hal sama disampaikan anggota Dewan Pers,Ratna yang memeriksa dokumen 13 media anggota AMSI Kalbar seperti mengecek website media apakah ada pencantuman penanggungjawab media di boks redaksi, pedoman pemberitaan siber dan menampilkan nama domain di laman utama.

"Jadi, ini sangat penting bagi kawan-kawan agar di website medianya dicantumkan penanggungjawab redaksi dan pedoman pemberitaan siber. Untuk penanggungjawab jika nanti diverifikasi faktual wajib bersertifikasi jenjang utama," terang Ratna.

Ketua AMSI Kalbar, Kundori, menyambut positif saran Dewan Pers dalam mendorong media-media siber di Kalbar untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Kami akan sering kumpul, melakukan pelatihan-pelatihan, sharing ide, dan mendorong perusahaan-perusahan media menjadi media yang baik,” ujar Kundori, Pemred Suarakalbar.co.id ini.

Soal hasil verifikasi AMSI Kalbar, pihaknya bersama anggota akan melengkapi kekurangan tersebut. Seperti diketahui kepengurusan AMSI Kalbar dibentuk pada 16 Februari 2019 dan sudah menjalankan Rakerwil ke 1 pada 3 April 2019. (rhm)
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi

Berita Terbaru